Blog Siswa

TUGAS IPS: PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA DAN PERUMUSAN DASAR NEGARA

RINDANG NOOR ALIFA | 31-01-2012 00:00:00

 

A. Kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik

Perang Pasifik disebut juga Perang Asia Timur Raya. Perang ini terjadi antara Jepang dengan Sekutu (yang termasuk Tiongkok, Amerika Serikat, Britania Raya, Filipina, Belanda, dan Selandia Baru). Dalam Perang Pasifik, Pulau Saipan jatuh ke tangan pasukan Amerika Serikat. Keadaan ini terjadi pada bulan Juni 1944. Jatuhnya Pulau Saipan menyebabkan posisi Jepang semakin terancam, karena di berbagai wilayah peperangan Jepang selalu menemui kekalahan. Oleh karena itu, pada tanggal 9 September 1944 Perdana Menteri Koiso memberi janji kemerdekaan kepada rakyat Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menarik simpati rakyat Indonesia.

Image:pessssawaat.jpg

B. Masa Persiapan Kemerdekaan

Tentara Jepang pada masa Perang Pasifik semakin terdesak dan mengalami kekalahan. Pasukan Jepang yang berada di Indonesia bersiap-siap mempertahankan diri. Selama masa pemerintahan Jepang di Indonesia, pada tahun 1942–1945 Indonesia dibagi dalam dua wilayah kekuasaan. Dua wilayah kekuasaan tersebut adalah sebagai berikut. 1. Wilayah komando angkatan laut yang berpusat di Makassar, meliputi Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Irian Jaya. 2. Wilayah komando angkatan darat yang berpusat di Jakarta, meliputi Jawa, Madura, Sumatra, dan Malaya. Pusat komando untuk seluruh kawasan Asia Tenggara terdapat di Dallat (Vietnam).

Image:INDONESIA QUW2.jpg

Setelah Sekutu berhasil menguasai Pulau Irian dan Pulau Morotai di Kepulauan Maluku, maka tanggal 20 Oktober Jenderal Douglas Mac Arthur menyerbu Kepulauan Leyte (Filipina), dan tanggal 25 Oktober Jenderal Douglas Mac Arthur mendarat di Pulau Leyte. Bulan Februari 1945 pasukan Sekutu berhasil merebut Pulau Iwo Lima di Jepang. Sejak saat itu kekuatan tentara Jepang semakin lemah. Untuk menarik simpati rakyat Indonesia, Jepang mengizinkan Indonesia untuk mengibarkan bendera Merah Putih di samping bendera Jepang. Lagu kebangsaan Indonesia Raya boleh dikumandangkan setelah lagu Kebangsaan Jepang Kimigayo.

C. Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia

Menjelang akhir PD II, Jepang mengalami banyak kekalahan. Pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 kota Hirosima dan Nagasaki dibom oleh Sekutu. Pada tanggal 11 Agustus 1945, Jepang memberikan janji kemerdekaan yang disampaikan kepada tiga orang pemimpin Indonesia, yaitu Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta dan Dr. Rajiman Wedyodiningrat. Ketiganya diminta mempersiapkan kemerdekaan. Dengan janji ini Jepang berharap, rakyat Indonesia mau membantu Jepang yang semakin terdesak dan mengalami kekalahan di mana-mana. Dalam situasi yang semakin kritis, pada tanggal 1 Maret 1945 Jepang mengumumkan tiga tindakan sebagai berikut. 1. Membentuk Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai. 2. Mempersiapkan lembaga latihan nasional (Kenkuko Gakuin) yang melatih dan mendidik pemimpin negara yang baru. 3. Memperluas pembicaraan tentang kemerdekaan Indonesia. Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia diketuai oleh Dr. Rajiman Wedyodiningrat dan didampingi dua orang wakil yaitu Icibangase dan R.P. Soeroso. Tugas pokok BPUPKI ialah menyiapkan organisasi pemerintahan yang akan menerima kemerdekaan dari pemerintahan Jepang. Pada tanggal 28 Mei 1945 diadakan upacara pembukaan BPUPKI di Jalan Pejambon Jakarta atau tepatnya di Gedung Cuo Sangi In. Dalam upacara tersebut Jepang diwakili oleh Jendral Itagaki dan Nagano. BPUPKI menggelar sidang pertama pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1995 yang menyepakati bentuk negara republik dengan kepala negara dan kepala pemerintahan dijabat oleh seorang presiden. Dalam rapat ini juga dibahas dasar negara republik Indonesia serta mengenai pembentukan sebuah panitia yang disebut Panitia Sembilan. Adapun anggota panitia sembilan tersebut adalah sebagai berikut. 1. Ir. Soekarno (ketua) 2. Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua) 3. Mr. Ahmad Soebarjo 4. Abdul Kahar Muzakir 5. Abikusno Cokrosuyoso 6. K.H. Wahid Hasyim 7. Mohammad Yamin 8. Mr. A.A. Maramis 9. Haji Agus Salim

Image:ScM.jpg

Sebelum janjinya terpenuhi, pada tanggal 14 Agustus 1945 Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Berita kekalahan Jepang tersebut masih dirahasiakan. Tetapi salah seorang pemuda Indonesia yaitu Sutan Syahrir mendengar lewat siaran radio luar negeri. Akhirnya pada tanggal 15 Agustus golongan pemuda yang terdiri dari Wikana, Sutan Syahrir, Darwis dan lain-lain mendesak Bung Karno untuk segera mengumumkan kemerdekaan Indonesia. Hal ini ditolak oleh para golongan tua dengan alasan harus dibicarakan dalam sidang PPKI.

1. Peristiwa Rengasdengklok (Jawa Barat)

Golongan tua terdiri dari Bung Karno, Bung Hatta, Ahmad Soebarjo, Dr. Rajiman dan sebagainya. Pada tanggal 16 Agustus 1945 Bung Karno dan Bung Hatta diculik oleh golongan muda dibawa ke Rengasdengklok. Tujuan mereka adalah mengamankan tokoh bangsa dari pengaruh Jepang. Mereka meyakinkan Soekarno bahwa jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan Jepang, apa pun resikonya. Di Jakarta, golongan muda, Wikana dan golongan tua, yaitu Mr. Ahmad Soebardjo melakukan perundingan. Mr. Ahmad Soebardjo menyetujui untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia di Jakarta. Kemudian Yusuf Kunto diutus untuk mengantar Ahmad Soebardjo ke Rengasdengklok. Mereka menjemput Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta kembali ke Jakarta. Mr. Ahmad Subardjo berhasil meyakinkan para pemuda untuk tidak terburu-buru memproklamasikan kemerdekaan. Setelah tiba di Jakarta, mereka langsung menuju ke rumah Laksamana Maeda di Jl. Imam Bonjol No. 1 (sekarang gedung perpustakaan Nasional-Depdiknas) yang diperkirakan aman dari Jepang. Sekitar 15 pemuda menuntut Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan pada 16 Agustus. Malam harinya, Soekarno dan Hatta kembali bertemu dengan Letnan Jenderal Moichiro Yamamoto, komandan Angkatan Darat pemerintahan militer Jepang (Gunseikan) di Hindia Belanda dengan sepengetahuan Mayor Jenderal Otoshi Nishimura, Kepala Departemen Urusan Umum pemerintahan militer Jepang. Dari komunikasi antara Hatta dan tangan kanan komandan Jepang di Jawa ini, Soekarno dan Hatta menjadi yakin bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu, dan tidak memiliki wewenang lagi untuk memberikan kemerdekaan. Setelah itu, mereka bermalam di kediaman Laksamana Maeda (kini Jalan Imam Bonjol No.1). Pada pukul 02.00 WIB malam itu diadakan rapat PPKI yang dipimpin oleh Bung Karno bertempat di kediaman Laksamana Muda Tadashi Maeda di Jl. Imam Bonjol No.1 Jakarta untuk merumuskan teks proklamasi dan membicarakan persiapan kemerdekaan Indonesia.

2. Perumusan Teks Proklamasi

Perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia berlangsung pukul 02.00 – 04.00 dini hari. Teks proklamasi ditulis di kediaman Soekarno, Jln. Pegangsaan Timur 56 Jakarta. Naskah proklamasi disusun oleh tiga orang, yaitu Bung Karno, Bung Hatta, dan Ahmad Soebarjo. Teks proklamasi terdiri dari dua kalimat, yang ditulis oleh Bung Karno. Kalimat pertama dikutip oleh Mr. Ahmad Soebarjo dari piagam Jakarta, kemudian Bung Hatta menyempurnakan dengan kalimat kedua. Pada awalnya, para pemuda mengusulkan agar naskah proklamasi menyatakan semua aparat pemerintahan harus dikuasai oleh rakyat dari pihak yang masih menguasainya. Tetapi, mayoritas anggota PPKI tidak menyetujuinya. Pada akhirnya, disetujuilah naskah proklamasi seperti adanya hingga sekarang. Para pemuda juga meninginkan agar naskah proklamasi turut ditandatangani oleh enam pemuda bersama Soekarno dan Hatta dan bukan para anggota PPKI. Mereka beranggapan bahwa PPKI adalah wakil Jepang. Kemudian dicapailah kesepakatan dengan menuliskan “atas nama bangsa Indonesia”. Naskah teks proklamasi disepakati dan ditandatangani oleh Ir. Soekarno dan Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Naskah tersebut diketik oleh Sayuti Melik. Penandatanganan teks proklamasi dilakukan oleh dua tokoh tersebut atas usul Sukarni. Tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Chairul Saleh, Sukarni, Sayuti Melik, B.M Diah, Sudiro, dan tokoh-tokoh tua yang lain.

Image:Teks proklamasi.jpg

3. Detik-Detik Proklamasi

Sesuai janji Ahmad Soebarjo, esok harinya Jumat 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta, diadakan upacara bendera dan pembacaan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Tepat pukul 10.00 WIB Ir. Soekarno berpidato singkat dan membacakan teks proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Acara selanjutnya upacara pengibaran bendera sang merah putih oleh S. Suhud dan Latief Hendraningrat yang diiringi dengan lagu Indonesia Raya. Bendera tersebut dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno. Tokoh yang hadir di antaranya adalah Ki Hajar Dewantara, Dr. Moewardi, A.A. Maramis, A.G. Pringgodigito dan tokoh-tokoh dari PPKI maupun para pemuda. Pada saat itu yang hadir lebih dari seribu orang. Guna mengenang jasanya maka Ir. Soekarno dan Moh. Hatta dijuluki sebagai pahlawan proklamator Indonesia.

D. Menghargai Jasa Tokoh dalam Mempersiapkan Kemerdekaan

Berita proklamasi di siarkan ke seluruh dunia melalui Gedung Kantor berita ANTARA. Pada masa pendudukan Jepang, ANTARA diganti namanya menjadi Yashima. Sumber: 30 Tahun Indonesia Merdeka.

Kemerdekaaan yang kita nikmati sekarang bukanlah hadiah dari pemerintah Jepang atau pemerintah Belanda. Kemerdekaan ini adalah hasil perjuangan bangsa Indonesia. Perjuangan bangsa Indonesia mengusir penjajah sudah dimulai sejak penjajah menginjakkan kakinya di bumi Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan munculnya para tokoh atau pahlawan yang berjuang melawan penjajah. Namun, perjuangan itu selalu mengalami kegagalan karena tidak adanya rasa persatuan dan kesatuan. Masing-masing tokoh berjuang untuk membela dan mempertahankan daerahnya sendirisendiri. Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta merupakan tokoh proklamator Indonesia. Keduanya berjuang dengan sungguh-sungguh agar Indonesia dapat meraih kemerdekaannya. Setelah Indonesia merdeka, Ir. Soekarno dijadikan presiden dan Mohammad Hatta sebagai wakilnya. Untuk menghargai jasa kedua proklamator tersebut, pemerintah membangun monumen proklamasi yang bertempat di Jakarta. Wage Rudolf Soepratman dilahirkan di Purworejo pada 9 Maret 1903. W.R. Soepratman bekerja sebagai wartawan di sebuah surat kabar Tionghoa–Melayu bernama Sin Po. Di surat kabar itu, Soepratman mendapat tugas menulis perkembangan kebangsaan Indonesia. Karena itu ia menjadi akrab dengan para tokoh gerakan kebangsaan di Jakarta.

Image:w.r. supratman.jpg

Pada Kongres Pemuda I di Jakarta, Soepratman mendapat tugas untuk meliputnya. Soepratman sangat terkesan dengan keputusan tersebut sehingga ia menciptakan sebuah lagu dengan judul Indonesia Raya. Lagu tersebut diperdengarkan pertama kali dalam acara penutupan Kongres Pemuda II tanggal 20 Oktober 1928. Soepratman membawakan lagu Indonesia Raya dengan khitmat dan diiringi dengan alat musik biola. Setelah Indonesia merdeka, lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan, lambang persatuan bangsa. Tetapi, Wage Rudolf Soepratman tidak sempat menikmati hidup dalam suasana kemerdekaan. Beliau meninggal dunia karena penyakit paru-paru tanggal 17 Agustus 1938. Hari kelahiran Soepratman, 9 Maret oleh Megawati saat menjadi presiden Republik Indonesia diresmikan sebagai Hari Musik Nasional. Hal tersebut dilakukan untuk mengenang jasa-jasa beliau kepada bangsa Indonesia.

BLOG RINDANG NOOR ALIFA LAINNYA

Kutanya Kalian

Duhai sang waktu Jika kauizinkan aku untuk memutar masa laluku Maka aku akan menjadi sang germawan Duhai erta malaikat-malaikatku Jika kalian izinkan aku untuk memutar balik kehidupan Maka aku ingin menjadi adik bungsu kalian Duhai adik-adikku Duhai mutiara-mutiara pelitaku Iz...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 20-05-2012

Android (Tugas Liburan)

Android (sistem operasi) Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka send...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 22-04-2012

Diksi (Tugas Liburan)

DIKSI Diksi atau pilihan kata adalah pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kita ungkapkan. Saat kita berbicara, kadang kita tidak sadar dengan kata – kata yang kita gunakan. Maka dari itu, tidak jarang orang yang kita ajak berbicara salah menangkap maksud pembic...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 22-04-2012

Entah

Entah aku merasa ada yang tidak beres denganmu. Apa aku harus menggerus semua isi otakmu? Akupun tak tahu. Kau begitu aneh di mataku. Menggelitik ulu hati. Ironi.   Entah aku tak mengerti dengan paradigma kehidupanmu. Apa aku harus membawakan sebilah cermin untukmu? Atau kita sama-sa...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 11-04-2012

Yang Fana Adalah Waktu.

Di sana, teman-temanku mengatakan kalau aku hanya milik kekasihku. Di sana, teman-temanku mengatakan kalau kedua orangtuaku hanya bisa mengekangku. Di sana, teman-temanku mengatakan kalau uang sekian rupiah tidak cukup untuk memenuhi uang sakuku. Di sana, teman-temanku mengatakan kalau mala...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 24-03-2012

Penyimpangan Sosial (Tugas Liburan)

Penyimpangan Sosial dalam Masyarakat  Pengertian dari penyimpangan sosial: Bentuk Perilaku yang dilakukan oleh seseorang yang tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Menurut Bruce J. Cohen, ukuran yang menjadi dasar adanya penyimpangan bukan baik atau...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 24-03-2012

Tekanan (Tugas Liburan)

Tekanan (p) adalah satuan fisika untuk menyatakan gaya (F) per satuan luas (A). Satuan tekanan sering digunakan untuk mengukur kekuatan dari suatu cairan atau gas. Satuan tekanan dapat dihubungkan dengan satuan volume (isi) dan suhu. Semakin tinggi tekanan di dalam suatu tempat denga...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 17-03-2012

Bapak

Bapak pulang dengan wajah lesunya. Rahangnya mengeras, seolah ingin menyampaikan sesuatu. Namun beliau mengurungkannya. Tubuhnya yang kini tak setegap saat beliau muda itu bermandikan peluh. Namun dengan tololnya aku tetap tak pernah acuh. (Setidaknya aku bisa membuatkannya segelas air un...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 16-03-2012

Facebook Sudah Diramalkan Al-Quran

Suatu ketika selepas Ashar di Masjid Al Hikam. Di salah satu pojok masjid tersebut terdapat Ranid dengan dua orang temannya yakni Ahmad dan Ilmi yang terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Kali ini tema yang diangkat seputar masalah I’jazul Quran (Mukjizat Al Quran). Diskusi yang berjalan c...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 05-02-2012

Daughter of Evil

  A vast kingdom called Lucifenia, whose popular name was the “Kingdom of Dark Blue”, was ruled by a tyrannical sixteen year-old princess named Chillianne. Under her absolute monarchism, everything was exploited from people and the ones who didn’t obey her were executed...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 31-01-2012

TUGAS IPS: PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA DAN PERUMUSAN DASAR NEGARA

  A. Kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik Perang Pasifik disebut juga Perang Asia Timur Raya. Perang ini terjadi antara Jepang dengan Sekutu (yang termasuk Tiongkok, Amerika Serikat, Britania Raya, Filipina, Belanda, dan Selandia Baru). Dalam Perang Pasifik, Pulau Saipan jatuh ke ta...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 31-01-2012

However, He's Your Brother

  Ryuzaki adalah saudara kembarnya. Ichigo tahu itu. Ryuzaki adalah kakak lima menitnya. Ichigo muak dengan hal itu. Ryuzaki adalah sosok biadab yang selalu menggodanya. Ichigo semakin frustasi dengan itu. Bodoh. Bagi Ichigo, Ryuzaki adalah laki-laki bodoh. Namun anehnya, gad...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 30-01-2012

Bintang

  23 Juli. Ichigo mengerutkan keningnya. Ia masih berjalan menelusuri perkotaan tempatnya mengais rezeki seraya menatap lurus punggung tegap saudara kembarnya yang berada di depannya. Pemuda berambut raven itu masih asyik berkutat dengan gitar mungilnya. Tak menyadari kalau sedari ta...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 29-01-2012

CINTA SEJATI SEORANG IBU TERHADAP ANAK-ANAKNYA

. Wanita itu sudah tua, namun semangat perjuangannya tetap menyala seperti wanita yang masih muda. Setiap tutur kata yang dikeluarkannya selalu menjadi pendorong dan bualan orang disekitarnya. Maklumlah, ia memang seorang penyair dua zaman, maka tidak kurang pula bercakap dalam bentuk syair....

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 21-01-2012

Saudara, Pelipur Lara

  Gadis berusia 16 tahun itu terbangun dari alam bawah sadarnya. Ia menerawang bingkai jendela tanpa kaca yang berada di seberangnya ―tanpa bangkit dari posisi tidurnya. Manik emerald-nya menatap nanar lukisan nyata di balik bingkai alam tersebut. Ini malam. ...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 17-01-2012

Secercah Harapan

Seperti biasa, pagi ini Ichigo hanya termenung di depan jendela. Tak menghiraukan seruan saudara kembarnya yang tengah menyiapkan sarapan ―walau hanya dengan sesuap nasi tanpa lauk.  Ada sekelebat bayangan aneh yang mengelabui benaknya. Gadis itu mengernyitkan dahinya bingung....

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 16-01-2012

Bunga

Namanya Ryuzaki. Seorang pengamen jalanan. Dia hanya seorang lelaki berusia 16 tahun yang mempunyai cita-cita. Namun takdir ini menjeratnya dalam jeruji derita. Usianya yang belum kuat menerima sodoran fakta, memaksanya untuk bersahabat dengan realita. Kedua orangtuanya telah pergi mening...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 14-01-2012

Genitnya Islam di Indonesia

  Layaknya seorang remaja, Islam di negara kita dipenuhi dengan segala asesoris. Wajah yang sedikit jerawatan dan berlubang ditutupi dengan make up tebal, bibir dipoles dengan gincu merah tebal, dan tak lupa, kalau diberitahu mana yang baik dan mana yang kurang baik maka segala argumen p...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 14-01-2012

Hikmah Pengharaman Babi

    Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropa dan Amerika, yang menjadikan daging babi sebagai makanan pokok dalam hidangan mereka. Dalam kesempatan ini, saya sitir kembali kejadian yang berlangsung ketika Imam...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 13-01-2012

Mati, Rekreasi Sejati

  Mati, Rekreasi Sejati     AlDakwah.com-- Apa yang dapat kita bayangkan ketika ada seorang pemuda yang ganteng, sehat, dan perkasa tiba-tiba diberi vonis oleh seorang dokter bahwa dalam tubuhnya tumbuh kanker ganas? Andaikata hal itu menimpa kita sendiri? Semangat ...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 13-01-2012

Berjilbab

  Berjilbab   Pengertian Kewajiban Berjilbab Dalam kehidupan umum, yaitu pada saat seorang wanita keluar rumah atau pun wanita di dalam rumah bersama pria yang bukan muhrimnya maka syara' telah mewajibkan kepada wanita untuk berjilbab. Pakaian jilbab yang diwajibkan ...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 12-01-2012

Menikahlah Dengan Kuda

  Saya seorang ikhwan siap untuk menikah dan mencari seorang syahidah dengan kriteria sebagai berikut : kulit putih (sapi?) leher jenjang (jerapah?) tubuh langsing (cacing?) kulit halus (bulus?) mata yang bening (dolpin?) pekerjaan tetap (mengeong?) karyawan tetap (kambin...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 12-01-2012

Deep Thinking

  Diambil dari karya Harun Yahya dalam buku "Deep Thinking". Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia "Bagaimana Seorang Muslim Berpikir".     Berpikirlah Sejak Anda Bangun Tidur   Tidak diperlukan kondisi khusus bagi seseorang untuk mem...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 12-01-2012

Tiga Kenikmatan Hidup

    Penulis: Drs. H. Ahmad Yani Tanggal: 15.08.2002   alhikmah.com - Setiap manusia, apalagi sebagai muslim kita tentu mendambakan kehidupan yang menyenangkan di dunia ini, bahkan kalau perlu seolah-olah dunia ini menjadi milik kita. Untuk bisa merasakan ...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 11-01-2012

Rahasia di Balik Nama Muhammad

  Rahasia dibalik nama Muhammad, dimana banyak makna yang tersirat dalam kebesaran nama yang sederhana itu. entah apakah ini merupakan salah satu mukjizat atau sekedar kebetulan saja, bahwa ada fakta menarik di abjad/huruf-huruf yang tersusun dari nama itu: 1. Kata Mu...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 11-01-2012

ARSIP

  • November 2021(15)
  • Oktober 2021(15)
  • November 2020(7)
  • Oktober 2020(10)
  • September 2020(9)
  • Agustus 2020(3)
  • Juli 2020(1)
  • Juni 2020(2)
  • Mei 2020(4)
  • April 2020(12)
  • Maret 2020(83)
  • April 2017(1)
  • Januari 2017(1)
  • Oktober 2016(1)
  • Desember 2015(5)
  • November 2015(1)
  • Oktober 2015(1)
  • September 2015(2)
  • Agustus 2015(1)
  • Juli 2015(1)
  • Mei 2015(1)
  • April 2015(1)
  • Maret 2015(1)
  • Desember 2014(2)
  • November 2014(1)
  • Oktober 2014(11)
  • September 2014(6)
  • Agustus 2014(1)
  • Juni 2014(2)
  • April 2014(2)
  • Maret 2014(1)
  • Desember 2013(1)
  • Oktober 2013(3)
  • September 2013(1)
  • Juni 2013(1)
  • Maret 2013(26)
  • Februari 2013(38)
  • Januari 2013(8)
  • Desember 2012(23)
  • November 2012(8)
  • Juni 2012(29)
  • Mei 2012(17)
  • April 2012(248)
  • Maret 2012(436)
  • Februari 2012(215)
  • Januari 2012(486)
  • Desember 2011(647)
  • November 2011(39)
  • Oktober 2011(272)
  • September 2011(81)
  • Agustus 2011(115)
  • Juli 2011(153)

PENULIS

  • NUR AZIZAH(430)
  • SYAFIRA NUR AMALIA HARYADI(386)
  • ISMI SAVIERA ALMIRA(223)
  • UMAR FAROOQ ZAFRULLAH(130)
  • Naufal Rasyid(107)
  • RISA ANJANI(106)
  • MOHAMAD ZIDNI RIZKY(63)
  • NURUL RIZKY FAKHIRA(60)
  • Fauzi Firdaus(47)
  • ALI SYAUQI(46)
  • ELITA AVIANTI DARMA(43)
  • FAUZAN AKMAL HARIZ(41)
  • NABILA ISNAENI AMALIA(38)
  • RADEN LILOTHA ZATTY AQMAR(29)
  • ANDHIKA FIRDAUS(28)
  • ADAM RAMADHAN(26)
  • RINDANG NOOR ALIFA(25)
  • HERI SUHARSO(25)
  • RUSMIATI(24)
  • ANITA PUJI ASTUTI(18)

SMP NEGERI 7 BOGOR

SMP NEGERI 7 BOGOR

  • Homepage
  • Informasi Sekolah
  • Profil Sekolah
  • Kegiatan
  • Prestasi Sekolah
  • Sarana Sekolah
  • Sumber Daya Manusia
  • Gerakan Literasi Sekolah

Blog

  • Blog Guru
  • Blog Siswa
  • Blog Ekskul
  • Blog OSIS

Sambutan Kepala Sekolah

Assalamualaikum Wr.WbPuji syukur kehadirat Allah SWT atas karunianya SMP Negeri 7 Bogor dapat menyajikan informasi melalui website sekolah ini.Di era global dan pesatnya teknologi informasi, keberadaa...Read More

© SMP NEGERI 7 BOGOR. All rights reserved.