Blog Siswa

Berjilbab

RINDANG NOOR ALIFA | 12-01-2012 00:00:00

 

Berjilbab

 

Pengertian Kewajiban Berjilbab

Dalam kehidupan umum, yaitu pada saat seorang wanita keluar rumah atau pun wanita di dalam rumah bersama pria yang bukan muhrimnya maka syara' telah mewajibkan kepada wanita untuk berjilbab. Pakaian jilbab yang diwajibkan tersebut adalah memakai khimar/kerudung, jilbab/pakaian luar dan tsaub/pakaian dalam. Jika bertemu dengan pria yang bukan mahromnya/keluar rumah tanpa menggunakan jilbab tersebut meskipun sudah menutup aurat maka ia dianggap telah berdosa karena telah melanggar dari syara'. Jadi pada saat itu wanita Muslimah harus mengenakan tiga jenis pakaian sekaligus yaitu khimar/kerudung, jilbab/pakaian luar dan tsaub/pakaian dalam.

 

Khimar (kerudung)

Perintah syara' untuk mengenakan khimar bagi wanita yang telah baligh pada kehidupan umum terdapat dalam QS An Nuur: 31.

"Kata juyuud dalam ayat tersebut merupakan bentuk jamak dari kata jaibaun yang berarti kerah baju kurung. Oleh sebab itu yang dimaksud ayat itu ''hendaklah wanita Mukminah menghamparkan penutup kepalanya di atas leher dan dadanya agar leher dan dadanya tertutupi''. Berkaitan dengan ini Imam Ali Ash Shabuni dalam Kitab Tafsir Ayatil Ahkam berkata: ''Firman Allah, hendaklah mereka mengulurkan kerudung mereka'' itu digunakan kata Adh dharbu adalah mubalaghah dan di muta'adikannya dengan harf bi adalah memiliki arti ''mempertemukan'', yaitu kerudung itu hendaknya terhampar sampai dada supaya leher dan dada tidak tampak (juz 2: 237) ".

Wanita jahiliyah berpakaian berlawanan dengan ajaran Islam. Mereka memakai kerudung tetapi dilipat ke belakang/punggung dan bagian depannya menganga lebar sehingga bagian telinga dan dada mereka nampak (lihat Asy Syaukani dalam Faidlul Qodir dan Imam Al Qurtubi dalam Jaami'u lil Ahkam juz 12: 230). Di zaman jahiliyah apabila mereka hendak keluar rumah untuk mempertontonkan diri di suatu arena mereka memakai baju dan khimar (yang tidak sempurna) sehingga tiada bedanya antara wanita merdeka dengan hamba sahaya (Muhammad Jalaluddin Al Qasimi dalam Mahaasinut Ta'wil, juz 12:308).

 

Jilbab

Ada pun untuk mengenakan jilbab bagi wanita dalam kehidupan umum dapat kita perhatikan QS Al Ahzab: 59.

"Allah SWT memberikan batasan mengenai pakaian wanita bagian bawah. Arti lafadz yudniina adalah mengulurkan atau memanjangkan sedangkan makna jilbab adalah malhafah, yaitu sesuatu yang dapat menutup aurat baik berupa kain atau yang lainnya. Dalam kamus Al Muhith disebutkan bahwa jilbab adalah pakaian lebar dan longgar untuk wanita serta dapat menutup pakaian sehari-hari (tsaub) ketika hendak keluar rumah". Ummu Atiya Ra: ''Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami untuk keluar pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, baik para gadis yang sedang haid maupun yang sudah menikah. Mereka yang sedang haid tidak mengikuti shalat dan mendengarkan kebaikan serta nasihat-nasihat kepada kaum Muslimin. Maka Ummu Athiyah berkata: Ya Rasulullah, ada eseorang yang tidak memiliki jilbab maka Rasulullah SAW bersabda: ''Hendaklah saudaranya meminjamkan kepadanya''(HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Turmudzi dan Nasa'i).


Adapun jilbab/pakaian luar yang disyaratkan adalah:

  1. Menjulur ke bawah sampai menutupi kedua kakinya (tidak berbentuk potongan atas dan bawah, baik rok atau celana (seluar) panjang) sebab firman Allah SWT: ''Dan hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'', yaitu hendaklah diulurkan jilbabnya ke bawah sampai menutup kaki bagian bawah. Sebab diriwayatkan dari Ibnu Umar Ra yang berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: ''Barang siapa mengulurkan pakaian karena sombong maka Allah tidak akan memandangnya di hari kiamat.Ummu Salamah bertanya: 'Bagaimanakah wanita dengan ujung pakaian yang dibuatnya?' Rasulullah SAW menjawab: 'Hendaklah diulurkan sejengkal'. Ummu Salamah bertanya lagi: 'Kalau demikian telapak kakinya terbuka?' Maka jawab Nabi SAW: 'Jika demikian perpanjanglah sampai satu hasta dan jangan ditambah'.'' (HR Jamaah).Hadis ini menjelaskan bahwa jilbab diulurkan kebawah sampai menutup kedua kakinya. Meskipun kedua kakinya tertutup dengan kaus kaki atau sepatu, maka hal itu tidak menggantikan fungsi mengulurkan jilbab yang dihamparkan sampai ke
    bawah sehingga kakinya tidak tampak.
  2. Bukanlah pakaian tipis sehingga warna kulit dan lekuk tubuhnya tampak. Dari Usamah bin Said Ra: ''Rasulullah SAW pernah memberikan kain qibthi (sejenis kain tipis). Kain ini telah beliau terima sebagai hadiah dari Dahtah Al Kalabi tetapi kemudian kain tersebut akan aku berikan kepada istriku, maka tegur Rasulullah kepadaku: ''Mengapa tidak mau pakai saja kain qibthi itu?'' Saya menjawab: ''Ya Rasulullah, kain itu telah saya berikan kepada istriku''. Maka sabda Rasulullah: ''Suruhlah dia mengenakan pula baju di bagian dalamnya (kain tipis itu) karena aku khawatir nampak lekuk-lekuk tubuhnya'' (HR Ahmad). Dan diriwayatkan pula dari Aisyah Ra (HR Abu Daud).
  3. Bukanlah pakaian yang menyerupai laki-laki (seperti celana (seluar) panjang), tetapi bila sebagai tsaub/pakaian adalah boleh. Sebagai pakaian dalam, celana panjang tersebut panjangnya hendaklah lebih pendek daripada jilbab itu sendiri. ''Rasulullah melaknat laki-laki yang berpakaian seperti wanita dan melaknat wanita yang berpakaian seperti pakaian laki-laki.'' '(HR Abu Daud).

4. Tidak memakai wangi-wangian yang sampai menyebarkan bau yang dapat menarik perhatian laki-laki. Sabda Rasul SAW: ''Siapa saja wanita yang memakai wewangian kemudian berjalan melewati suatu kaum dengan maksud agar mereka mencium harumnya, maka ia telah berzina.'' (HR Nasa'i, Ibnu Hibban, dan Ibnu Khuzaimah).

 

Pakaian tsaub

Sedangkan kewajiban mengenakan pakaian tsaub (pakaian dalam, pakaian sehari-hari ketika di rumah yang tidak ada laki-laki asingnya) dapat dipahami berdasarkan pengertian dalalatul isyarah bahwa setelah dilepaskannya jilbab/pakaian luar bukan berarti wanita tua tersebut tanpa busana sama sekali. (Imam Muhammad Abu Dzahrah dalam kitab Ushulul Fiqh: 164-147, Abdul Wahab Khallaf dalam kitab Ilmu Ushul Fiqh: 143-153, dan Syeikh Taqiyuddin an Nabhani dalam kitab Asyakhshiyah Islamiyah juz 3: 178-179).


Model dan cara pemakaian jilbab

Adapun mengenai model dan cara pemakaian dan jilbab haruslah sederhana dan tidak mencolok baik dari segi warna maupun bentuknya sehingga menarik perhatian laki-laki.
Perhatikan Firman Allah SWT: ''Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang jahiliyah dahulu (QS 33: 33). Dan diriwayatkan dari Ummu Salamah Ra: Nabi SAW pernah menemui Ummu Salamah Ra yang pada waktu itu sedang memperbaiki letak kerudungnya, maka sabda beliau SAW, ''Lipatlah sekali jangan dua kali'' (HR Abu Daud).

Jilbab, misalnya, dapat digunakan dengan memakai kancing, kain yang dilipat-lipat dan sebagainya, asalkan syarat jilbab tersebut di atas terpenuhi. Jadi tidak asal menutup aurat.

Dengan demikian jelaslah bahwa syara' telah menetapkan bentuk khimar dan jilbab secara nyata. Khimar/kerudung adalah kain yang terhampar dapat menutupi bagian kepala (termasuk telinga selain wajah) sampai menutupi dada dan tidak menampakkan warna kulit. Sedangkan jilbab adalah baju kurung atau jubah yang tidak terputus dari atas hingga bawah. Jika pakaian penutup aurat berupa baju potongan, yang terdiri dari beberapa potongan maka bukan termasuk dalam kategori jilbab. Jika wanita dalam kehidupan umum dengan tidak memakai jilbab dalam pengertian tersebut maka ia berdosa meskipun pakaiannya menutupi seluruh auratnya, sebab diwajibkan menggunakan pakaian luar yang diulurkan ke bawah sampai menutupi kedua kakinya.


Kesimpulan

Dengan demikian telah jelas bahwa syariat berjilbab adalah wajib bagi kaum Muslimah sejak zaman Nabi SAW sampai sekarang. Jilbab dipahami sebagaimana adanya yaitu khimar, jilbab, dan tsaub. Jadi jilbab tidak hanya diwajibkan untuk wanita Muslimah di Aceh, akan tetapi jilbab telah diwajibkan oleh syara' bagi Muslimah Indonesia dan wanita Muslimah di seluruh dunia tanpa kecuali.

 

Sehingga pernyataan penulis (Sayed Mahdi) telah menyimpang dari kaidah-kaidah syara', yaitu:
1. Alquran tidak menyebut batas aurat. Bahkan para ulama --menurut penulis-- pun ketika membahasnya berbeda pendapat. Memang dalam Alquran secara eksplisit tidak menyebutnya, akan tetapi secara nyata telah memerintahkan kita agar mentaati apa-apa yang dibawa Rasulullah SAW (QS Al Hasyr:7). Menurut Hadis riwayat Abu Daud: ''Wahai Asma, sesungguhnya wanita itu apabila telah menginjak dewasa (baligh/haid)
maka tidak boleh nampak dari tubuhnya kecuali ini dan ini, seraya menunjuk pada wajah dan telapak tangannya''. Dari Hadis ini para ulama salaf dahulu tidak berbeda pendapat bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Sedangkan perbedaan pendapat hanya terletak bahwa apakah muka juga termasuk aurat atau bukan sehingga pemakaian cadar pun masih diperdebatkan. 

 

2. Jilbab (terlepas dari bagaimana bentuknya). Pernyataan tersebut secara eksplisit mengandung pengertian bahwa syara' tidak menyebutkan model jilbab secara jelas. Padahal dari ayat di tas dapat dipahami secara jelas bahwa syarat jilbab telah ditentukan oleh syara'.

 

3. Pemakaian kaidah ushul al hukmu yaduru ma'a illatihi wujudan wa 'adaman, dalam kasus jilbab ini bahwa jilbab sesuai dipakai dalam iklim kering dan panas ala gurun pasir Arabiyah dan sama sekali tidak kondusif di iklim tropis. Pemakaian kaidah ini mengandung kesalahan sebab ia hanya digunakan ketika hukum-hukum syara' yang berkaitan dengan perbuatan manusia dalam hubungannya antara sesama manusia. Sedangkan masalah jilbab adalah hukum-hukum syara' yang berkaitan dengan pakaian. Dalam hal ini tidak boleh dicari-cari 'illatnya/memang bersifat tauqifi sebagaimana adanya. Dengan kata lain tidak boleh dikaitkan secara mutlak(An Nabhani, Mafaahiim, hal 29-31). 

 

4. Kaidah ushul yang menyatakan bahwa hukum dapat sebab berbedanya waktu. Kaidah ini salah karena dua hal, yaitu Pertama, pemunculan kaidah ini ada mulai zaman keruntuhan negara Khilafah Islamiyah pertengahan abad ke-18 Masehi. Pada zaman ini berbagai pemikiran yang menyimpang dari syara' atas nama Islam telah banyak beredar di masyarakat. Jumlah para ulama pun yang selamat dari pemikiran yang rusak sangat sedikit. Sedangkan penulis menukil pendapat ulama seperti Ibnu'Abdin yang hidup di abad 19 M yang kemungkinan beliau telah terpengaruh pemikiran yang telah menyimpang dari kaidah-kaidah syara'. Kedua, kaidah ushul ini amat berbahaya sebab hukum syara'dapat berubah-ubah terus. Padahal ayat jilbab tersebut adalah qath'i. Yang seharusnya tidak memerlukan penafsiran lagi tentang kewajibannya. 

Oleh karena itu, saya sangat menyayangkan pemikiran penulis yang notabene adalah pemikir muda Islam yaitu Mahasiswa PTIQ Jakarta. Bukankah Allah SWT telah berfirman:

''Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka''(QS An Nisaa': 14). Na'udzubillahi min dzalik!! Maka sadarlah wahai saudaraku. Semoga pemikiran yang Anda lontarkan adalah kesalahan yang tidak sengaja.

Wallahu a'lam.

BLOG RINDANG NOOR ALIFA LAINNYA

Kutanya Kalian

Duhai sang waktu Jika kauizinkan aku untuk memutar masa laluku Maka aku akan menjadi sang germawan Duhai erta malaikat-malaikatku Jika kalian izinkan aku untuk memutar balik kehidupan Maka aku ingin menjadi adik bungsu kalian Duhai adik-adikku Duhai mutiara-mutiara pelitaku Iz...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 20-05-2012

Android (Tugas Liburan)

Android (sistem operasi) Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Android adalah sistem operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka send...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 22-04-2012

Diksi (Tugas Liburan)

DIKSI Diksi atau pilihan kata adalah pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kita ungkapkan. Saat kita berbicara, kadang kita tidak sadar dengan kata – kata yang kita gunakan. Maka dari itu, tidak jarang orang yang kita ajak berbicara salah menangkap maksud pembic...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 22-04-2012

Entah

Entah aku merasa ada yang tidak beres denganmu. Apa aku harus menggerus semua isi otakmu? Akupun tak tahu. Kau begitu aneh di mataku. Menggelitik ulu hati. Ironi.   Entah aku tak mengerti dengan paradigma kehidupanmu. Apa aku harus membawakan sebilah cermin untukmu? Atau kita sama-sa...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 11-04-2012

Yang Fana Adalah Waktu.

Di sana, teman-temanku mengatakan kalau aku hanya milik kekasihku. Di sana, teman-temanku mengatakan kalau kedua orangtuaku hanya bisa mengekangku. Di sana, teman-temanku mengatakan kalau uang sekian rupiah tidak cukup untuk memenuhi uang sakuku. Di sana, teman-temanku mengatakan kalau mala...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 24-03-2012

Penyimpangan Sosial (Tugas Liburan)

Penyimpangan Sosial dalam Masyarakat  Pengertian dari penyimpangan sosial: Bentuk Perilaku yang dilakukan oleh seseorang yang tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Menurut Bruce J. Cohen, ukuran yang menjadi dasar adanya penyimpangan bukan baik atau...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 24-03-2012

Tekanan (Tugas Liburan)

Tekanan (p) adalah satuan fisika untuk menyatakan gaya (F) per satuan luas (A). Satuan tekanan sering digunakan untuk mengukur kekuatan dari suatu cairan atau gas. Satuan tekanan dapat dihubungkan dengan satuan volume (isi) dan suhu. Semakin tinggi tekanan di dalam suatu tempat denga...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 17-03-2012

Bapak

Bapak pulang dengan wajah lesunya. Rahangnya mengeras, seolah ingin menyampaikan sesuatu. Namun beliau mengurungkannya. Tubuhnya yang kini tak setegap saat beliau muda itu bermandikan peluh. Namun dengan tololnya aku tetap tak pernah acuh. (Setidaknya aku bisa membuatkannya segelas air un...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 16-03-2012

Facebook Sudah Diramalkan Al-Quran

Suatu ketika selepas Ashar di Masjid Al Hikam. Di salah satu pojok masjid tersebut terdapat Ranid dengan dua orang temannya yakni Ahmad dan Ilmi yang terlihat sedang mendiskusikan sesuatu. Kali ini tema yang diangkat seputar masalah I’jazul Quran (Mukjizat Al Quran). Diskusi yang berjalan c...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 05-02-2012

Daughter of Evil

  A vast kingdom called Lucifenia, whose popular name was the “Kingdom of Dark Blue”, was ruled by a tyrannical sixteen year-old princess named Chillianne. Under her absolute monarchism, everything was exploited from people and the ones who didn’t obey her were executed...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 31-01-2012

TUGAS IPS: PERSIAPAN KEMERDEKAAN INDONESIA DAN PERUMUSAN DASAR NEGARA

  A. Kekalahan Jepang dalam Perang Pasifik Perang Pasifik disebut juga Perang Asia Timur Raya. Perang ini terjadi antara Jepang dengan Sekutu (yang termasuk Tiongkok, Amerika Serikat, Britania Raya, Filipina, Belanda, dan Selandia Baru). Dalam Perang Pasifik, Pulau Saipan jatuh ke ta...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 31-01-2012

However, He's Your Brother

  Ryuzaki adalah saudara kembarnya. Ichigo tahu itu. Ryuzaki adalah kakak lima menitnya. Ichigo muak dengan hal itu. Ryuzaki adalah sosok biadab yang selalu menggodanya. Ichigo semakin frustasi dengan itu. Bodoh. Bagi Ichigo, Ryuzaki adalah laki-laki bodoh. Namun anehnya, gad...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 30-01-2012

Bintang

  23 Juli. Ichigo mengerutkan keningnya. Ia masih berjalan menelusuri perkotaan tempatnya mengais rezeki seraya menatap lurus punggung tegap saudara kembarnya yang berada di depannya. Pemuda berambut raven itu masih asyik berkutat dengan gitar mungilnya. Tak menyadari kalau sedari ta...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 29-01-2012

CINTA SEJATI SEORANG IBU TERHADAP ANAK-ANAKNYA

. Wanita itu sudah tua, namun semangat perjuangannya tetap menyala seperti wanita yang masih muda. Setiap tutur kata yang dikeluarkannya selalu menjadi pendorong dan bualan orang disekitarnya. Maklumlah, ia memang seorang penyair dua zaman, maka tidak kurang pula bercakap dalam bentuk syair....

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 21-01-2012

Saudara, Pelipur Lara

  Gadis berusia 16 tahun itu terbangun dari alam bawah sadarnya. Ia menerawang bingkai jendela tanpa kaca yang berada di seberangnya ―tanpa bangkit dari posisi tidurnya. Manik emerald-nya menatap nanar lukisan nyata di balik bingkai alam tersebut. Ini malam. ...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 17-01-2012

Secercah Harapan

Seperti biasa, pagi ini Ichigo hanya termenung di depan jendela. Tak menghiraukan seruan saudara kembarnya yang tengah menyiapkan sarapan ―walau hanya dengan sesuap nasi tanpa lauk.  Ada sekelebat bayangan aneh yang mengelabui benaknya. Gadis itu mengernyitkan dahinya bingung....

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 16-01-2012

Bunga

Namanya Ryuzaki. Seorang pengamen jalanan. Dia hanya seorang lelaki berusia 16 tahun yang mempunyai cita-cita. Namun takdir ini menjeratnya dalam jeruji derita. Usianya yang belum kuat menerima sodoran fakta, memaksanya untuk bersahabat dengan realita. Kedua orangtuanya telah pergi mening...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 14-01-2012

Genitnya Islam di Indonesia

  Layaknya seorang remaja, Islam di negara kita dipenuhi dengan segala asesoris. Wajah yang sedikit jerawatan dan berlubang ditutupi dengan make up tebal, bibir dipoles dengan gincu merah tebal, dan tak lupa, kalau diberitahu mana yang baik dan mana yang kurang baik maka segala argumen p...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 14-01-2012

Hikmah Pengharaman Babi

    Hal ini penting untuk diketahui, terutama oleh pemuda-pemuda kita yang sering pergi ke negara-negara Eropa dan Amerika, yang menjadikan daging babi sebagai makanan pokok dalam hidangan mereka. Dalam kesempatan ini, saya sitir kembali kejadian yang berlangsung ketika Imam...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 13-01-2012

Mati, Rekreasi Sejati

  Mati, Rekreasi Sejati     AlDakwah.com-- Apa yang dapat kita bayangkan ketika ada seorang pemuda yang ganteng, sehat, dan perkasa tiba-tiba diberi vonis oleh seorang dokter bahwa dalam tubuhnya tumbuh kanker ganas? Andaikata hal itu menimpa kita sendiri? Semangat ...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 13-01-2012

Berjilbab

  Berjilbab   Pengertian Kewajiban Berjilbab Dalam kehidupan umum, yaitu pada saat seorang wanita keluar rumah atau pun wanita di dalam rumah bersama pria yang bukan muhrimnya maka syara' telah mewajibkan kepada wanita untuk berjilbab. Pakaian jilbab yang diwajibkan ...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 12-01-2012

Menikahlah Dengan Kuda

  Saya seorang ikhwan siap untuk menikah dan mencari seorang syahidah dengan kriteria sebagai berikut : kulit putih (sapi?) leher jenjang (jerapah?) tubuh langsing (cacing?) kulit halus (bulus?) mata yang bening (dolpin?) pekerjaan tetap (mengeong?) karyawan tetap (kambin...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 12-01-2012

Deep Thinking

  Diambil dari karya Harun Yahya dalam buku "Deep Thinking". Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia "Bagaimana Seorang Muslim Berpikir".     Berpikirlah Sejak Anda Bangun Tidur   Tidak diperlukan kondisi khusus bagi seseorang untuk mem...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 12-01-2012

Tiga Kenikmatan Hidup

    Penulis: Drs. H. Ahmad Yani Tanggal: 15.08.2002   alhikmah.com - Setiap manusia, apalagi sebagai muslim kita tentu mendambakan kehidupan yang menyenangkan di dunia ini, bahkan kalau perlu seolah-olah dunia ini menjadi milik kita. Untuk bisa merasakan ...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 11-01-2012

Rahasia di Balik Nama Muhammad

  Rahasia dibalik nama Muhammad, dimana banyak makna yang tersirat dalam kebesaran nama yang sederhana itu. entah apakah ini merupakan salah satu mukjizat atau sekedar kebetulan saja, bahwa ada fakta menarik di abjad/huruf-huruf yang tersusun dari nama itu: 1. Kata Mu...

Read More

RINDANG NOOR ALIFA 00:00:00 11-01-2012

ARSIP

  • November 2021(15)
  • Oktober 2021(15)
  • November 2020(7)
  • Oktober 2020(10)
  • September 2020(9)
  • Agustus 2020(3)
  • Juli 2020(1)
  • Juni 2020(2)
  • Mei 2020(4)
  • April 2020(12)
  • Maret 2020(83)
  • April 2017(1)
  • Januari 2017(1)
  • Oktober 2016(1)
  • Desember 2015(5)
  • November 2015(1)
  • Oktober 2015(1)
  • September 2015(2)
  • Agustus 2015(1)
  • Juli 2015(1)
  • Mei 2015(1)
  • April 2015(1)
  • Maret 2015(1)
  • Desember 2014(2)
  • November 2014(1)
  • Oktober 2014(11)
  • September 2014(6)
  • Agustus 2014(1)
  • Juni 2014(2)
  • April 2014(2)
  • Maret 2014(1)
  • Desember 2013(1)
  • Oktober 2013(3)
  • September 2013(1)
  • Juni 2013(1)
  • Maret 2013(26)
  • Februari 2013(38)
  • Januari 2013(8)
  • Desember 2012(23)
  • November 2012(8)
  • Juni 2012(29)
  • Mei 2012(17)
  • April 2012(248)
  • Maret 2012(436)
  • Februari 2012(215)
  • Januari 2012(486)
  • Desember 2011(647)
  • November 2011(39)
  • Oktober 2011(272)
  • September 2011(81)
  • Agustus 2011(115)
  • Juli 2011(153)

PENULIS

  • NUR AZIZAH(430)
  • SYAFIRA NUR AMALIA HARYADI(386)
  • ISMI SAVIERA ALMIRA(223)
  • UMAR FAROOQ ZAFRULLAH(130)
  • Naufal Rasyid(107)
  • RISA ANJANI(106)
  • MOHAMAD ZIDNI RIZKY(63)
  • NURUL RIZKY FAKHIRA(60)
  • Fauzi Firdaus(47)
  • ALI SYAUQI(46)
  • ELITA AVIANTI DARMA(43)
  • FAUZAN AKMAL HARIZ(41)
  • NABILA ISNAENI AMALIA(38)
  • RADEN LILOTHA ZATTY AQMAR(29)
  • ANDHIKA FIRDAUS(28)
  • ADAM RAMADHAN(26)
  • RINDANG NOOR ALIFA(25)
  • HERI SUHARSO(25)
  • RUSMIATI(24)
  • ANITA PUJI ASTUTI(18)

SMP NEGERI 7 BOGOR

SMP NEGERI 7 BOGOR

  • Homepage
  • Informasi Sekolah
  • Profil Sekolah
  • Kegiatan
  • Prestasi Sekolah
  • Sarana Sekolah
  • Sumber Daya Manusia
  • Gerakan Literasi Sekolah

Blog

  • Blog Guru
  • Blog Siswa
  • Blog Ekskul
  • Blog OSIS

Sambutan Kepala Sekolah

Assalamualaikum Wr.WbPuji syukur kehadirat Allah SWT atas karunianya SMP Negeri 7 Bogor dapat menyajikan informasi melalui website sekolah ini.Di era global dan pesatnya teknologi informasi, keberadaa...Read More

© SMP NEGERI 7 BOGOR. All rights reserved.