GERAKAN LITERASI SEKOLAH

Judul Buku : Tangkuban perahu

  • DEVIN HANDIKA FERRY`ANSYAH (Kelas VII.3)
  • 24-08-2020 07:28:39
Genre: Fiksi
Penulis: Dh sunjaya
Penerbit: Kharisma
Tahun: 2007
Halaman : 50

Resume:

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang perempuan cantik bernama Dayang Sumbi. Ia memiliki seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Keduanya tinggal di sebuah rumah bersama dengan seekor anjing setia yang selalu menjaga ibu dan anak tersebut. Tak ada yang tahu bahwa Dayang Sumbi sebenarnya adalah seorang dewi dari khayangan, dan anjing bernama Tumang tersebut adalah suaminya. Dayang Sumbi dan Tumang dikutuk oleh dewa karena sebuah kesalahan. Mereka harus turun ke bumi dan tinggal sebagai seorang manusia dan seekor anjing. Keduanya menerima dan menjalani hukuman tersebut dengan lapang dada.

Sangkuriang muda sangat gemar berburu. Saat berburu, ia selalu ditemani oleh Tumang. Mereka berdua sangat cekatan dalam memburu mangsa. Tumang mengejar rusa, bahi hutan atau kelinci hingga mereka tersudut, lalu Sangkuriang menombak hewan buruan tersebut. Hampir setiap selesai berburu, keduanya membawa banyak hewan untuk dimakan atau dijual.

Pada suatu hari, Sangkuriang pergi berburu lagi dengan Tumang. Anak muda itu melihat seekor kijang, dan ingin memburunya. Ia memberi perintah pada Tumang untuk menyergap kijang tersebut lalu mengejarnya. Setelah mengendap-endap agar tak ketahuan, Tumang segera mengejar mangsanya

Namun ternyata kijang itu berlari sangat cepat, jauh Iebih cepat daripada kijang lain yang pernah mereka buru. Sangkuriang yang ikut mengejar dari belakang terengah-engah kehabisan napas. Setelah beberapa lama, ia sampai di pinggir sungai dan melihat Tumang sedang mengendus-endus kebingungan.

“Tumang, di mana kijang itu? Apakah kau kehilangan jejaknya?” teriak Sangkuriang dengan nada kesal. Tumang hanya bisa menyalak. Kijang itu melesat bagai anak panah, dan anjing tersebut tak mampu mengejarnya. Air sungai membuat penciumannya melemah, ia tak dapat mengendus jejak kijang untuk mengetahui ke arah mana hewan itu berlari.

Betapa marahnya Sangkuriang. ia sangat menginginkan kijang itu, dan mereka sudah berlari demikian jauh untuk mengejarnya.

”Kau ini bagaimana sih?” umpat Sangkuriang. “Bagaimana mungkin kau kehilangan jejak kijang itu. Dasar anjing bodoh!” Dengan marah, diambilnya sebuah batu dari pinggir sungai dan dilemparkannya ke arah Tumang. Batu tersebut tepat mengenai kepalanya dan membuatnya tersungkur.

Sangkuriang terkejut dengan apa yang baru saja dilakukannya. Segera dipeluknya Tumang yang tak bergerak lagi. Kepala anjing tersebut penuh darah, matanya terpejam dan napasnya mulai tak terdengar.

“Tumang… Tumang…. Maafkan aku!” jerit Sangkuriang dengan panik.

BLOG DEVIN HANDIKA FERRY`ANSYAH LAINNYA

Tangkuban perahu

Pada zaman dahulu, hiduplah seorang perempuan cantik bernama Dayang Sumbi. Ia memiliki seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Keduanya tinggal di sebuah rumah bersama dengan seekor anjing setia yang selalu menjaga ibu dan anak tersebut. Tak ada yang tahu bahwa Dayang Sumbi sebenarnya a...

Read More

DEVIN HANDIKA FERRY`ANSYAH 07:28:39 24-08-2020

Sankuriang

Selama berburu, Sangkuriang selalu akan ditemani oleh seekor anjing titisan dewa yang bernama Tumang yang tidak lain merupakan suami dari Dayang Sumbi maupun juga ayah kandung Sangkuriang, hanya saja Dayang Sumbi tidak akan pernah memberitahu Sangkuriang bahwa ayah kandungnya ialah seekor anjing kar...

Read More

DEVIN HANDIKA FERRY`ANSYAH 06:55:02 14-08-2020

Bawang putih bawang merah

Di sebuah desa, tinggalah seorang janda yang hidup dengan dua anak perempuannya yang memiliki wajah menawan, yaitu Bawang Merah dan Bawang Putih. Ayah kandung Bawang Putih yang juga suami dari ibu Bawang Merah telah meninggal dunia, jadi Bawang Putih adalah saudara tiri dari Bawang Merah.Bawang Mera...

Read More

DEVIN HANDIKA FERRY`ANSYAH 05:51:46 13-08-2020

Malin kundang

Zaman dahulu kala ada sebuah cerita di sebuah perkampungan nelayan Pantai Air Manis di Padang, Sumatera Barat. Ada seorang janda bernama Mande Rubayah yang hidup bersama anak laki-lakinya yang bernama Malin Kundang.Mande Rubayah sangat menyayangi dan memanjakan Malin Kundang. Malin kemudian tumbuh m...

Read More

DEVIN HANDIKA FERRY`ANSYAH 07:05:59 12-08-2020

Anak anak kampung baru

Jamil menceritakan bahwa kemarin sore ketika Paman Raharjo datang ke rumah dan memberi uang jajan padanya. Lalu ia memasukkan uang tersebut ke dalam kantong tas ransel sebelah kiri. Waktu istirahat pn tiba dan semua anak keluar dari ruangan kelas, satu temannya yang bernama Rosyid tetap berada di da...

Read More

DEVIN HANDIKA FERRY`ANSYAH 08:37:32 10-08-2020

ARSIP

  • Februari 2022(3)
  • November 2021(5)
  • Oktober 2021(6)
  • September 2021(4)
  • Agustus 2021(17)
  • Juli 2021(6)
  • September 2020(3)
  • Agustus 2020(32)

PENULIS

  • DWI ANNISA MEILINA(21)
  • ASRI AGNI SOLEHA(16)
  • DEVIN HANDIKA FERRY`ANSYAH(5)
  • THANIA KEMUNING SARI(4)
  • GHAIDA AZKA NABILAH(4)
  • ALYA DESMA SYAHIRA(4)
  • HASNA WARDA NUHA(3)
  • TSANIA AHADRIYANI UTAMI(3)
  • DHE SILVIA NAILAH NURHASANAH(2)
  • MUHAMAD FIRHAN ZAKKA RAMADHAN(2)
  • MOCHAMMAD REZA YUDYTPRATAMA(2)
  • RAYHAN ALIF ALFARIDZI(2)
  • RISCHANIA VAZRIANTI(2)
  • Nurhayati, S.Pd(1)
  • KAMILIA NAFISAH ARTARINI(1)
  • LUVITA NURUL FITRIA(1)
  • BYANTARA NADIF ARKANA(1)
  • AKSAL WILDAN(1)
  • NAYLA PUSVITA ARUNDATI(1)

SMP NEGERI 7 BOGOR

SMP NEGERI 7 BOGOR

  • Homepage
  • Informasi Sekolah
  • Profil Sekolah
  • Kegiatan
  • Prestasi Sekolah
  • Sarana Sekolah
  • Sumber Daya Manusia
  • Gerakan Literasi Sekolah

Blog

  • Blog Guru
  • Blog Siswa
  • Blog Ekskul
  • Blog OSIS

Sambutan Kepala Sekolah

Assalamualaikum Wr.WbPuji syukur kehadirat Allah SWT atas karunianya SMP Negeri 7 Bogor dapat menyajikan informasi melalui website sekolah ini.Di era global dan pesatnya teknologi informasi, keberadaa...Read More

© SMP NEGERI 7 BOGOR. All rights reserved.