Blog Siswa
Tugas B.Indo Cara Berpidato yang baik dan Benar
BERPIDATO YANG BAIK Dan BENAR
Dalam perkembangan jaman saat ini, pasti anda sudah sering kali berbicara atau membawakan pidato anda di depan orang banyak. Apakah berdiri didepan orang banyak masih membuat telapak tangan anda berkeringat, jantung anda berdetak kencang dan suara anda tiba hilang? Atau sebaliknya, anda sudah berulang kali melakukannya sehingga membuat anda merasa nyaman menjadi seorang pembicara?
Yang menjadi permasalahan bukan menjelaskan pandangan dan gagasan kita kepada orang banyak. Tetapi yang membuat anda ngeri adalah kemungkinan ada tanggapan negatif tentang apa yang kita katakan dan sampaikan. Sebenarnya mempunyai demam panggung merupakan hal yang positif, asalkan kita tahu sebabnya dan bagaimana mengontrolnya. Demam panggung dapat memotivasi kita untuk menyiapkan pidato kita lebih baik lagi. Persiapan juga termasuk siapa yang akan mendengarnya. Pada saat anda berbiara di depan umum apakah anda mempertimbangkan pendengarnya? Pada saat anda diberikan kesempatan untuk berbicara, pertanyaan pertama yang harus ditanyakan? Siapa pendengarnya? Apa yang ingin mereka dengarkan, atau ingin tahu dan yang paling penting yang mereka tidak mau tahu. Judul, kata-kata yang digunakan dan alat bantu visual, semua hal tersebut harus disesuaikan dengan para pendengarnya. Kita ingin para hadirin tertarik dari judul dan pembukaan pidato kita. Untuk segera mendapat perhatian dari para hadirin, buatlah kejutan diawal pidato anda. Carilah cerita yang menarik, anekdot atau kutipan yang mendukung topik anda dan menggugah rasa ingin tahu para hadirin. Jangan pernah membuka pidato anda dengan permintaan maaf “Maaf saya tidak mempunyai banyak waktu untuk mempersiapkan. Baru tadi pagi saya diminta untuk berbicara. Saya lupa membawa materi”. Bila anda benar-benar tidak tahu apa yang akan dibicarakan maka leih baik tidak mencobanya sama sekali, tunda untuk lain hari saja. Jika anda menerima tantangan untuk berbicara, lakukan dengan penuh percaya diri, mulailah dengan pembukaan yang kuat dan para hadirin akan menghargai dan memperhatikan anda. Mereka akan terus memperhatikan anda dan ingin anda berhasil membawakan pidato tersebut. Anda sebagai orang yang memberi pidato adalah perhatian utamanya. Slalu menjaga kontak mata dengan para hadirin.
Akhiri pidato anda tepat waktu dan dengan kesan yang baik dan kuat. Para hadirin akan mengingat kata terakhir yang anda sampaikan. Gunakan kesemoatan ini untuk mengulang poin-poin penting yang harus diingat oleh para hadirin. Katakan langkah yang harus diambil untuk mencapai kesuksesan. Sebuah cerita, anekdot atau kembali ke awal pidato, ini semua merupakan penutup yang bagus. Pastikan anda menghafalkan bagian pembuka dan penutup untuk memberikan kesan yang kuat dan memudahkan anda sebagai pembicara
Untuk memperbaiki keahlian berpidato anda, kenali cara anda berpidato. Setiap orang mempunyai gaya yang berbeda. Dan mengikuti cara orang lain kadang tidak sesuai dengan gaya kita. Cara terbaik untuk memperbaiki diri adalah meminta seseorang untuk mengevaluasi anda dan memberitahukan ketrampilan yang sudah anda miliki (misalnya: suara yang jelas dan lantang, bahasa tubuh tidak kaku). Dengan begitu anda akan semakin percaya diri dan pidato anda akan lebih mudah untuk dibawakan. Secara perlaha eahlian berbicara anda akan semakin membaik. Hal yang paling penting adalah berlatih, persiapan yang matang dan terus berlatih.
BLOG RIZKY FADLILLAH YUDHAFRAJA LAINNYA
Tugas B.Indo Cara Berpidato yang baik dan Benar
BERPIDATO YANG BAIK Dan BENAR Dalam perkembangan jaman saat ini, pasti anda sudah sering kali berbicara atau membawakan pidato anda di depan orang banyak. Apakah berdiri didepan orang banyak masih membuat telapak tangan anda berkeringat, jantung anda berdetak kencang dan...
Read MoreRIZKY FADLILLAH YUDHAFRAJA 00:00:00 01-02-2012
ARSIP
- November 2021(15)
- Oktober 2021(15)
- November 2020(7)
- Oktober 2020(10)
- September 2020(9)
- Agustus 2020(3)
- Juli 2020(1)
- Juni 2020(2)
- Mei 2020(4)
- April 2020(12)
- Maret 2020(83)
- April 2017(1)
- Januari 2017(1)
- Oktober 2016(1)
- Desember 2015(5)
- November 2015(1)
- Oktober 2015(1)
- September 2015(2)
- Agustus 2015(1)
- Juli 2015(1)
- Mei 2015(1)
- April 2015(1)
- Maret 2015(1)
- Desember 2014(2)
- November 2014(1)
- Oktober 2014(11)
- September 2014(6)
- Agustus 2014(1)
- Juni 2014(2)
- April 2014(2)
- Maret 2014(1)
- Desember 2013(1)
- Oktober 2013(3)
- September 2013(1)
- Juni 2013(1)
- Maret 2013(26)
- Februari 2013(38)
- Januari 2013(8)
- Desember 2012(23)
- November 2012(8)
- Juni 2012(29)
- Mei 2012(17)
- April 2012(248)
- Maret 2012(436)
- Februari 2012(215)
- Januari 2012(486)
- Desember 2011(647)
- November 2011(39)
- Oktober 2011(272)
- September 2011(81)
- Agustus 2011(115)
- Juli 2011(153)
PENULIS
- NUR AZIZAH(430)
- SYAFIRA NUR AMALIA HARYADI(386)
- ISMI SAVIERA ALMIRA(223)
- UMAR FAROOQ ZAFRULLAH(130)
- Naufal Rasyid(107)
- RISA ANJANI(106)
- MOHAMAD ZIDNI RIZKY(63)
- NURUL RIZKY FAKHIRA(60)
- Fauzi Firdaus(47)
- ALI SYAUQI(46)
- ELITA AVIANTI DARMA(43)
- FAUZAN AKMAL HARIZ(41)
- NABILA ISNAENI AMALIA(38)
- RADEN LILOTHA ZATTY AQMAR(29)
- ANDHIKA FIRDAUS(28)
- ADAM RAMADHAN(26)
- RINDANG NOOR ALIFA(25)
- HERI SUHARSO(25)
- RUSMIATI(24)
- ANITA PUJI ASTUTI(18)