Blog Siswa
COPET
(oleh Miko Wibisono)
“Kamu lagi dimana, Jo?” terdengar pertanyaan dari seberang.
“Di Mall Segitiga!” aku menjawabnya sedikit berteriak. Di sekelilingku ramai sekali. Aku hampir tak bisa mendengar suara Anna di telepon ini.
“Halo…halo…Anna, halo!” aku berteriak makin keras. Orang-orang di sekeliling memperhatikanku.
Tuuut! Sambungan telepon putus. “Telepon payah!” kugebrak telepon itu. Kuambil HP di saku celenaku. Kucari nomor telepon Anna. Aku tak hafal betul nomor telepon rumahnya. Sekali lagi, kumasukkan koin ke telepon umum. Kali ini, tak kudengar suara apa pun dari telepon itu. Uangku pun tak dapat keluar. “Sialan” Brak!
Kutinggalkan telepon sialan itu. Aku berjalan menyusuri lorong-lorong Plaza. Para pengemis duduk berbaris di sepanjang lorong. Mereka bersndar di tembok sebuah restoran.
Tembok itu setinggi satu meter dengan kaca lapis di atasnya. Terlihat pengunjung restoran berpakaian perlente makan dengan gaya yang telah ditentukan. Tembok bercat merah itu tidak hanya berfungsi sebagai pembatas restoran, tapi juga pembatas dua kehidupan yang bersebrangan.
Sejenak kuhentikan langkahku tepat di ujung lorong. Tempat ini agak sepi. Para pengunjung Mall sedikit kutemui daripada di tempat aku menelpon tadi. Kurasakan getaran HP-ku di celana. Kiluhat ada sebuah pesan. Anna mengirimiku SMS. Aku membacanya sambil menundukkan topi hitamku yang agak terangkat. Aku suka sekali memakai topi yang lengkungan penutupnya sampai menutupi mata.
“Hasil berapa, Mas?” tiba-tiba seseorang menepuk pundakku. Aku menoleh ke arahnya. Seorang laki-laki berdiri tepat di hadapanku. Tampangnya menyeramkan. Kulihat tangan kananya penuh tattoo. Ia juga memakai topi sepertiku. Mau tak mau, aku pun harus berjongkok agar sejajar dengannya.
“Pasien lagi sepi” katanya kemudian. Aku masih tak menanggapinya. Sesaat, aku baru mengerti bahwa laki-laki itu menganggap aku rekan seprofesinya.
Saat ini, aku memakai celana robek di bagian lutut kanan dan topi warna hitam, persis seperti yang dikenakan laki-laki itu. Keinginanku untuk mengenalnya mengalahkan rasa takutku.
Aku berlagak layaknya copet. Tampaknya, laki-laki itu betul-betul mempercayaiku. Ia sama sekali tidak curiga. Ketika SLTA dulu, aku memang sering nongkrong bersama para preman plaza. Aku tahu betul karakteristik mereka. Dan, saat ini, aku hatus berakting menjadi mereka.
“Wah, dapat 7650, ya?” kata laki-laki itu sambil terus memperhatikan HP yang ada di tanganku.
“Yo’i” jawabku mantap. Sepertinya, ia menilai aku tak pantas memegang HP mahal itu. Pakem berang mahal hanya pantas dipegang orang-orang berdasi melekat di lehernya saja. Dan, kali ini, ia membuat pakem baru. Jika orang berpakaian serampang seperti aku ini membawa barang mahal, berarti maling.
“Di Gunung Agung tadi, punya cewek” kataku lagi.
“Saku belakang?” tanyanya.
Aku Cuma mengangguk. Ia mengambil sesuatu dari saku bajunya. “Hari ini sial, saya benar-benar apes. Cuma dapat T10s” laki-laki itu memperlihatkan sebuah HP warna biru di tangannya.
“Terima sajalah. Kan, sudah rezeki masing-masing” aku sok menghiburnya. “Sudah lama jalan di sini?” tanyaku.
“Baru dua minggu” jawabnya.
“Udah kenal semua yang megang daerah sini?” tanyaku dengan suara kumantap-mantapkan. Ia menggeleng menjawab pertanyaanku. Aku semakin percaya diri untuk mengobrol dengannya.
“Saya juga baru jalan dua minggu. Tetapi, saya kenal anak sini” kataku membual.
“Saya bengga, kok, jadi pencopet. Pencopet tak pernah mencopet sesama pencopet, tidak seperti pejabat yang saling makan itu”. Laki-laki itu bicara panjang lebar. Ia terus saja berbicara. Ia menceritakan masa lalunya.
Aku sedikit tersentuh mendengarnya. Tetapi, aku tetap menjaga sikapku agar tidak ketahuan. Ia kemudian menawariku sebungkus roti. Serasa seperjuangan, aku memakan habis roti pemberiannya. Ia juga memberiku air mineral. Akhirnya, kami berdua tertidur di lorong itu.
Matahari semakin terik kurasakan masuk menerobos kelopak mataku. Aku terbangun dari tidurku. Banyak orang lau-lalang di pinggirku. Kulihat sampingku. Tak kudapati laki-laki tadi. Hanya bungkus bekas roti dan air mineral. Jantungku mulai berdegup kencang. Kuraba saku celanaku. Dompet dan HP-ku . . .
“Bangsat! Copet bangsat!”
(Copyright ©2003 Jawa Pos.com, Senin, 8 Sept 2003)
BLOG RATIH JUNIARTI MAULIDA LAINNYA
Ada Sarjana Ilmu "The Beatles" Loh!
Udah bukan rahasia lagi kalo popularitas grup legendaries asal Inggris,The Beatles, memuat banyak orang penasaran. Hangga akhirnya banyak orang yang mendalaminya. Itu sebabnya Universitas Liverpool Hope, di kota Liverpoo...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 19-06-2012
OBAT-OBATAN
OBAT-OBATAN Obat-obatan, adalah merupakan suatu bahan campuran untuk mendiagnosis, mencegah, menghilangkan, mengurangi, atau menyembuhkan suatu penyakit, luka. Berdasarkan tingkat keamanan dan ketepatan penggunannya digolongkan menjadi 4 jenis, yaitu: a. ...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 28-03-2012
MARS NGGAK BISA DITINGGALI!
MARS NGGAK BISA DI TINGGALI! Beberapa kali para pakar astronomi pulang pergi ke Planet Mars hanya untuk mencari tahu, apakah planet tetangga bumi ini bisa di tinggali? Sepertinya jawabannya udah bisa di ungkap nih. ...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 28-03-2012
Motor Gede, Gengsinya Para Cowok
MOTOR GEDE, GENGSINYA PARA COWOK Sejak diciptakan pertama kali oleh cowok berkebangsaan Jerman, Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach tahun 1885, transportasi roda dua ini udah mengalami berkali-kali perubahan hingga...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 28-03-2012
Pancaroba? Kembali ke Alam Aja!
Pancaroba? Kembali ke Alam Aja! Musim pancaroba yang masih terjadi hingga beberapa waktu ke depan mengharuskan kita untuk selalu waspada terhadap ancaman penyakit yang tiba-tiba menyerang, ya...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 28-03-2012
MANTRA DAN BIDAL (TUGAS LIBUR KELAS 72 - BHS.INDONESIA)
MANTRA Yang disebut mantra ialah kata-kata yang mengandung hikmat dan kekuatan gaib. Kata-kata ini biasanya hanya diucapkan oleh orang-orang tertentu seperti dukun atau pawang. Tidak set...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 28-03-2012
Sejarah Microsoft Windows (Tugas TIK 7-2)
Sejarah Microsoft Windows Pada tahun 1983, Microsoft mengumumkan pengembangan sebuah antarmuka grafis untuk sistem operasi buatannya, MS-DOS yang telah dibuat untuk sistem IBM PC dan kompatibelnya semenjak tahun 1981. Awal-awal Versi Windows Windows 1.0 Versi pertama Mi...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 18-03-2012
Merefleksi Semangat Sumpah Pemuda (Tugas PKN)
Teks Asli Sumpah Pemuda 1928 POETOESAN CONGRES PEMOEDA-PEMOEDA INDONESIA Kerapatan Pemoeda-Pemoeda Indonesia jang diadakan oleh perkoempoelan-perkoempoelan pemoeda Indonesia jang berdasarkan kebangsaan, dengan namanja: Jong Java, Jong Sumatranen Bond (Pemoeda Soematera), P...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 31-01-2012
Banyaknya "Kicauan" Twitter Sehari!
Banyaknya “Kicauan” Twitter Sehari! “Burung Elektronik” ini udah diluncurkan sejak 6 tahun lalu, tepatnya 13 Juli 2006. Tapi aplikasi ini udah langsung jadi primadona ...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 31-01-2012
MUNTAH JANGAN "DIGANJAL" MINUM!
MUNTAH JANGAN “DIGANJAL” MINUM! Secara medis, muntah bisa dibilan...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 31-01-2012
T2S
- T2S- Untuk sesaat Lyddie tampak kehilangan kata-kata. Akhirnya, ia berkata, “Oke, begini, aku tahu bahwa kalian sering melakukan hal-hal yang dilakukan seorang detektif. Aku ingin kal...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 31-01-2012
10 Detik Jadi Cinta
10 Detik Jadi Cinta Masa sih? Pasti itu pertanyaan yang muncul pas baca judul artikel ini? Oke, cinta pada pandangan pertama emang selalu ajaib. Kadang menakjubkan buat setiap pelakunya. Seseorang bisa terpesona pad...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 31-01-2012
COPET
COPET (oleh Miko Wibisono) “Kamu lagi dimana, Jo?” terdengar pertanyaan dari seberang. ...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 29-01-2012
Kenapa NGULET saat bangun tidur??????
Kenapa “Ngulet” Saat Bangun Tidur? Masih inget lagu jaman anak-anak? Yup “Bangun tidur kuterus mandi… tidak lupa menggosok gigi…” dsb. Sementara yan...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 29-01-2012
MINUM AIR PUTIH 8 GELAS SEHARI CUMA MITOS?
Minum 8 Gelas Air Putih Sehari Cuma Mitos ? “Minum 8 gelas air putih sehari, baik untuk tubuh”. Suatu pernyataan yang cukup akrab di telinga. Tapi, bagaimana halnya kalo diri kita nggak haus, apakah harus minumair sebanyak itu? Bahkan katanya, minum banyak sebelum makan...
Read MoreRATIH JUNIARTI MAULIDA 00:00:00 04-11-2011
ARSIP
- November 2021(15)
- Oktober 2021(15)
- November 2020(7)
- Oktober 2020(10)
- September 2020(9)
- Agustus 2020(3)
- Juli 2020(1)
- Juni 2020(2)
- Mei 2020(4)
- April 2020(12)
- Maret 2020(83)
- April 2017(1)
- Januari 2017(1)
- Oktober 2016(1)
- Desember 2015(5)
- November 2015(1)
- Oktober 2015(1)
- September 2015(2)
- Agustus 2015(1)
- Juli 2015(1)
- Mei 2015(1)
- April 2015(1)
- Maret 2015(1)
- Desember 2014(2)
- November 2014(1)
- Oktober 2014(11)
- September 2014(6)
- Agustus 2014(1)
- Juni 2014(2)
- April 2014(2)
- Maret 2014(1)
- Desember 2013(1)
- Oktober 2013(3)
- September 2013(1)
- Juni 2013(1)
- Maret 2013(26)
- Februari 2013(38)
- Januari 2013(8)
- Desember 2012(23)
- November 2012(8)
- Juni 2012(29)
- Mei 2012(17)
- April 2012(248)
- Maret 2012(436)
- Februari 2012(215)
- Januari 2012(486)
- Desember 2011(647)
- November 2011(39)
- Oktober 2011(272)
- September 2011(81)
- Agustus 2011(115)
- Juli 2011(153)
PENULIS
- NUR AZIZAH(430)
- SYAFIRA NUR AMALIA HARYADI(386)
- ISMI SAVIERA ALMIRA(223)
- UMAR FAROOQ ZAFRULLAH(130)
- Naufal Rasyid(107)
- RISA ANJANI(106)
- MOHAMAD ZIDNI RIZKY(63)
- NURUL RIZKY FAKHIRA(60)
- Fauzi Firdaus(47)
- ALI SYAUQI(46)
- ELITA AVIANTI DARMA(43)
- FAUZAN AKMAL HARIZ(41)
- NABILA ISNAENI AMALIA(38)
- RADEN LILOTHA ZATTY AQMAR(29)
- ANDHIKA FIRDAUS(28)
- ADAM RAMADHAN(26)
- RINDANG NOOR ALIFA(25)
- HERI SUHARSO(25)
- RUSMIATI(24)
- ANITA PUJI ASTUTI(18)