Blog Siswa

Covid-19

Danendra Mahardika Putra Utama | 03-04-2020 15:42:04

Covid-19 adalah penyakit yang ditimbulkan oleh infeksi virus corona baru atau SARS-CoV-2 yang berasal dari keluarga corona. Namun, jenis virus yang menyebar kali ini belum pernah ada sebelumnya.


Kemudian, seperti juga infeksi jenis virus corona lainnya, virus corona baru ini menular pada manusia melalui hewan.


Mengingat cepatnya proses penyebaran dan penularan di seluruh dunia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi global.

 

Apa saja gejala Covid-19?



Seperti dilaporkan WHO, gejala umum yang ditunjukkan seseorang jika terinfeksi virus corona adalah demam, merasa mudah lelah, dan batuk kering.


Namun, pada beberapa kasus infeksi, pasien virus corona juga ada yang mengalami pilek, sakit tenggotokan, hidung tersumbat, atau diare.


Beberapa yang lain melaporkan kehilangan indra penciuman atau kemampuan untuk merasakan atau membaui sesuatu.


Sekitar 80 persen penderita menunjukkan gejala ringan, hanya seperti flu biasa. Mereka ini bisa sembuh dengan sendirinya tanpa membutuhkan pengobatan khusus.


National Health Service (NHS) menyebutkan gejala yang lebih spesifik, jika seseorang terinfeksi Covid-19, temperatur tubuhnya akan tinggi. Ini bisa dirasakan jika menyentuh bagian dada atau punggung.


Selain itu, seseorang juga akan mengalami batuk yang terus-menerus.


Mengingat belum ada obat atau vaksin yang ditemukan untuk mengobati penyakit ini, maka sejauh ini kasus Covid-19 yang berhasil disembuhkan sepenuhnya tergantung pada kekuatan sistem imun tubuh.


Perkembangan Virus Corona

02 April 2020

Total positif Corona di Indonesia bertambah menjadi 1.790 orang dengan total pasien sembuh ada 112 orang dan total pasien meninggal ada 170 orang. Sejauh ini, rasio kematian di indonesia mencapai 9,5%


01 April 2020

Total kasus positif COVID-19 bertambah menjadi 1.677 orang. Total pasien sembuh bertambah 22 orang menjadi 103 orang dan total pasien meninggal menjadi 157 orang.


31 Maret 2020

Total kasus positif COVID-19 di Indonesia hari ini mencapai 1.528 orang. Total pasien sembuh 81 orang dan total pasien meninggal 136 orang.


30 Maret 2020

Total kasus positif COVID-19 mencapai 1.414 orang, total pasien sembuh ada 75 orang, dan total pasien meninggal ada 122 orang.


29 Maret 2020

Total pasien positif Corona bertambah menjadi 1.285 orang. Total pasien sembuh bertambah menjadi 64 orang dan total pasien meninggal menjadi 114 orang.


28 Maret 2020

Bertambah 109 kasus, total pasien positif COVID-19 menjadi 1.155 orang. Total pasien sembuh bertambah menjadi 59 orang dan total yang meninggal ada 102 orang.


27 Maret 2020

Total pasien positif bertambah drastis menjadi 1046 orang, total pasien sembuh menjadi 46 orang, dan total pasien yang meninggal menjadi 87 orang.


26 Maret 2020

Terus bertambah, total pasien positif COVID-19 menjadi 893 orang. Total pasien yang meninggal saat ini ada 78 orang dan total pasien yang sembuh ada 35 orang.


25 Maret 2020

Pasien positif COVID-19 kini mencapai 790 orang. Kasus meninggal bertambah menjadi 58 orang dan kasus sembuh menjadi 31 orang.


24 Maret 2020

Bertambah drastis dari hari sebelumnya, kini total pasien positif Corona ada 686 orang. Total pasien yang meninggal ada 55 orang dan total pasien yang sembuh ada 30 orang.


23 Maret 2020

Pasien positif COVID-19 bertambah 65 orang menjadi total 579 orang. Pasien sembuh bertambah 1 menjadi 30 orang dan total pasien meninggal kini menjadi 49 orang.


22 Maret 2020

Bertambah 64 kasus baru, total pasien positif COVID-19 menjadi 514 orang. Total pasien yang sembuh menjadi 29 orang dan total pasien meninggal kini ada 48 orang.


21 Maret 2020

Total pasien positif COVID-19 kembali bertambah menjadi 450 orang dengan total pasien yang sembuh kini ada 20 orang dan total pasien meninggal 38 orang.


20 Maret 2020

Saat ini sudah ada 369 pasien positif COVID-19 di Indonesia. Total pasien meninggal dunia menjadi 32 orang dan total pasien yang sembuh ada 17 orang.


19 Maret 2020

Jumlah pasien positif COVID-19 bertambah menjadi 308 orang. Pasien yang meninggal kini menjadi 25 orang dan yang sembuh menjadi 15 orang.


Wali Kota Bogor Bima Arya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19)


18 Maret 2020

Jumlah kasus positif COVID-19 meningkat drastis menjadi 227 orang. Begitu juga dengan kasus meninggal yang bertambah menjadi 19 orang. Peningkatkan juga terjadi pada kasus sembuh dari 9 menjadi 11 orang.


17 Maret 2020

Total kasus positif COVID-19 di Indonesia melonjak jadi 172 orang. Sampai saat ini, data pasien yang meninggal masih sama, yaitu 5 orang.


16 Maret 2020

Bertambah 17 orang, total pasien positif Corona di Indonesia menjadi 134 orang.


15 Maret 2020

Ada 21 pasien baru positif Corona di Indonesia. Kini totalnya ada 117 orang.


14 Maret 2020

Pasien positif Corona meningkat drastis dari 69 orang menjadi 96 orang.


Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dinyatakan positif virus Corona


13 Maret 2020

Pasien positif Corona di Indonesia bertambah menjadi 69 orang


12 Maret 2020

3 pasien Corona dinyatakan sembuh, yaitu pasien 06, 14, dan 19.


11 Maret 2020

Pasien positif Corona nomor 25 meninggal dunia. Ia diketahui memiliki riwayat penyakit berat yaitu diabetes, hipertensi, hipertiroid, dan penyakit paru menahun.


Pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah 7 orang, sehingga kini totalnya ada 34 kasus.


10 Maret 2020

Pasien positif Corona di Indonesia bertambah 8 orang, kini totalnya ada 27 orang.


9 Maret 2020

Pemerintah mengumumkan jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah dari 6 orang menjadi 19 orang.


8 Maret 2020

Pasien positif Corona di RI bertambah 2 orang. Berdasarkan penuturan Jubir Pemerintahan untuk Penanganan Virus Corona, kondisi keduanya stabil, tidak demam, tidak batuk, dan tidak pilek.


6 Maret 2020

2 WNI positif Corona setelah diketahui sebelumnya melakukan kontak dengan 2 pasien yang sudah positif Corona. Total WNI yang positif COVID-19 ada 4 orang.


4 Maret 2020

Kementerian Kesehatan menyatakan status wabah virus Corona di Indonesia adalah pandemi, yaitu berada di atas Kejadian Luar Biasa (KLB). Penanganan COVID-19 masuk ke dalam ranah UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Virus Corona termasuk ke dalam bencana nonalam.


2 Maret 2020

Presiden Jokowi mengumumkan ada dua orang warga negara Indonesia (WNI) asal Depok positif terinfeksi virus Corona. Keduanya terinfeksi setelah berinteraksi langsung dengan warga Jepang dan dirawat di RSPI Sulianti Saroso.


11 Februari 2020

World Health Organization (WHO) mengumumkan nama resmi virus Corona yang sebelumnya disebut 2019-nCoV menjadi COVID-19. CO untuk Corona, VI untuk virus, dan D untuk disease.


7 Januari 2020

Pihak berwenang Cina mengkonfirmasi bahwa virus tersebut merupakan jenis virus Corona baru yang dinamakan 2019-nCoV.


31 Desember 2019

Kasus pneumonia terdeteksi di Wuhan, Cina pertama kali dilaporkan ke WHO. Ketika dilaporkan, virus masih belum bisa diketahui.


Penyebab Virus Corona

Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).


Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.


Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:


1.Tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19.

2.Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19.

3.Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan.

Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah.


Pengobatan Virus Corona


Infeksi virus Corona atau COVID-19 belum bisa diobati, tetapi ada beberapa langkah yang dapat dilakukan dokter untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus, yaitu:


1.Merujuk penderita COVID-19 untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit yang ditunjuk.

2.Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita.

3.Menganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup.

4.Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh.


Pencegahan Virus Corona

Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:


1.Hindari bepergian ke tempat-tempat umum yang ramai pengunjung (social distancing).

Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian.

2.Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.

3.Meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat.

4.Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.

5.Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.

6.Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

7.Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.

8.Hindari berdekatan dengan orang yang 9.sedang sakit demam, batuk, atau pilek.

Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:


1.Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.

2.Periksakan diri ke dokter hanya bila Anda mengalami gejala gangguan pernapasan yang disertai demam atau memenuhi kriteria PDP (pasien dalam pengawasan).

3.Usahakan untuk tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu.                            4.Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.

5.Larang dan cegah orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.

6.Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sedang sakit.

7.Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.

8.Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.

9.Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.


BLOG Danendra Mahardika Putra Utama LAINNYA

Covid-19

Covid-19 adalah penyakit yang ditimbulkan oleh infeksi virus corona baru atau SARS-CoV-2 yang berasal dari keluarga corona. Namun, jenis virus yang menyebar kali ini belum pernah ada sebelumnya.Kemudian, seperti juga infeksi jenis virus corona lainnya, virus corona baru ini menular pada manusia mela...

Read More

Danendra Mahardika Putra Utama 15:42:04 03-04-2020

ARSIP

  • November 2021(15)
  • Oktober 2021(15)
  • November 2020(7)
  • Oktober 2020(10)
  • September 2020(9)
  • Agustus 2020(3)
  • Juli 2020(1)
  • Juni 2020(2)
  • Mei 2020(4)
  • April 2020(12)
  • Maret 2020(83)
  • April 2017(1)
  • Januari 2017(1)
  • Oktober 2016(1)
  • Desember 2015(5)
  • November 2015(1)
  • Oktober 2015(1)
  • September 2015(2)
  • Agustus 2015(1)
  • Juli 2015(1)
  • Mei 2015(1)
  • April 2015(1)
  • Maret 2015(1)
  • Desember 2014(2)
  • November 2014(1)
  • Oktober 2014(11)
  • September 2014(6)
  • Agustus 2014(1)
  • Juni 2014(2)
  • April 2014(2)
  • Maret 2014(1)
  • Desember 2013(1)
  • Oktober 2013(3)
  • September 2013(1)
  • Juni 2013(1)
  • Maret 2013(26)
  • Februari 2013(38)
  • Januari 2013(8)
  • Desember 2012(23)
  • November 2012(8)
  • Juni 2012(29)
  • Mei 2012(17)
  • April 2012(248)
  • Maret 2012(436)
  • Februari 2012(215)
  • Januari 2012(486)
  • Desember 2011(647)
  • November 2011(39)
  • Oktober 2011(272)
  • September 2011(81)
  • Agustus 2011(115)
  • Juli 2011(153)

PENULIS

  • NUR AZIZAH(430)
  • SYAFIRA NUR AMALIA HARYADI(386)
  • ISMI SAVIERA ALMIRA(223)
  • UMAR FAROOQ ZAFRULLAH(130)
  • Naufal Rasyid(107)
  • RISA ANJANI(106)
  • MOHAMAD ZIDNI RIZKY(63)
  • NURUL RIZKY FAKHIRA(60)
  • Fauzi Firdaus(47)
  • ALI SYAUQI(46)
  • ELITA AVIANTI DARMA(43)
  • FAUZAN AKMAL HARIZ(41)
  • NABILA ISNAENI AMALIA(38)
  • RADEN LILOTHA ZATTY AQMAR(29)
  • ANDHIKA FIRDAUS(28)
  • ADAM RAMADHAN(26)
  • RINDANG NOOR ALIFA(25)
  • HERI SUHARSO(25)
  • RUSMIATI(24)
  • ANITA PUJI ASTUTI(18)

SMP NEGERI 7 BOGOR

SMP NEGERI 7 BOGOR

  • Homepage
  • Informasi Sekolah
  • Profil Sekolah
  • Kegiatan
  • Prestasi Sekolah
  • Sarana Sekolah
  • Sumber Daya Manusia
  • Gerakan Literasi Sekolah

Blog

  • Blog Guru
  • Blog Siswa
  • Blog Ekskul
  • Blog OSIS

Sambutan Kepala Sekolah

Assalamualaikum Wr.WbPuji syukur kehadirat Allah SWT atas karunianya SMP Negeri 7 Bogor dapat menyajikan informasi melalui website sekolah ini.Di era global dan pesatnya teknologi informasi, keberadaa...Read More

© SMP NEGERI 7 BOGOR. All rights reserved.