Blog Siswa
Covid-19 "Sejarah, Cara Penyebaran, Gejala dan Cara Pencegahannya"
Assalamualaikum...selamat datang di blog saya...gyandri_mr
Menanggapi munculnya virus Corona jenis baru atau yg lebih dikenal dengan Covid-19 yg sedang melanda negara-negara di berbagai benua dan WHO sudah menyatakannya sebagai pandemi...maka mari kita bahas mengenai si Covid-19 ini mulai dari sejarahnya, cara penularannya dan bagaimana cara kita melawannya...????
Sejarah Virus Corona
Jika diamati dalam mikroskop, virus Corona memiliki karakteristik seperti mahkota yang ditandai dengan spike protein atau protein s di sekeliling permukaan virus. Jenis protein itulah yang berperan sebagai respirator serta mempengaruhi proses infeksi pada manusia.
Dilihat dari sejarahnya, virus Corona pertama kali diidentifikasi sebagai penyebab flu biasa pada tahun 1960. Hingga sampai tahun 2002, virus itu belum dianggap fatal.
Tetapi pasca adanya Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-Cov) di China, para pakar mulai berfokus pada penyebab dan menemukan hasil apabila wabah ini diakibatkan oleh bentuk baru Corona.
Pada tahun 2012, terjadi pula wabah yang mirip yaitu Middle East Respiratory Syndrome (MERS-Cov) di Timur Tengah. Dari kedua peristiwa itulah diketahui bahwa Corona bukan virus yang stabil serta mampu beradaptasi menjadi lebih ganas, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Sejak itulah, penelitian terhadap Corona semakin berkembang.
Munculnya Jenis Baru Corona
Prof. Soewarno yang juga wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga tersebut berpendapat bahwa virus Corona jenis baru atau Novel Corona Virus (2019-nCoV) yang sekarang mulai berkembang, bukan merupakan sebuah hal baru, melainkan hasil dari mutasi. Virus itu serupa dengan Corona yg menjadi penyebab SARS-Cov dan MERS-Cov.
Virus Corona sebenarnya sudah lama ditemukan pada manusia dan hewan. Pada hewan yaitu unggas, kalkun, babi, tikus, kucing, dan anjing yang masing-masing ada sendiri.
Sementara ini ada tujuh virus Corona yang ditemukan sejak tahun 1960 hingga tahun 2019 kemarin dengan nama Novel Corona Virus.
Virus Corona terdiri dari empat genus, yaitu :
1. Alpha coronavirus
2. Beta coronavirus
3. Gamma coronavirus
4. Delta coronavirus
Virus corona yang menyerang manusia hanya berasal dari genus Alpha dan genus Beta (paling berbahaya). Sementara virus Corona yang menyerang hewan adalah genus Delta serta genus Gamma.
Tujuh Jenis Virus Corona
4 Virus Corona yang menulari manusia :
1. HCoV-229E (alpha coronavirus)
2. HCoV-NL63 (alpha coronavirus)
3. HCoV-OC43 (beta coronavirus)
4. HCoV-HKU1 (beta coronavirus)
3 virus Corona yang menginfeksi hewan merupakan genus Beta pasca berevolusi dalam bentuk baru, yakni :
1. SARS-Cov
2. MERS-Cov
3. 2019-nCoV
Secara struktur, ketiga virus Corona jenis baru itu, memiliki persamaan dari segi struktur maupun morfologi. Tetapi berbeda secara genetik dan host. Selain itu karena mampu menginfeksi manusia, maka virus ini dapat dikategorikan sebagai zoonosis.
Tak hanya itu saja, virus Corona mempunyai sejumlah karakteristik, yaitu : bersifat single-stranded RNA sehingga mudah mengalami mutasi.
Selanjutnya terdapat empat protein yang berperan penting di dalamnya, antara lain :
1. Protein spike
2. Protein matrix
3. Protein envelope
4. Nucleoprotein
Dari keempatnya, protein spike merupakan jenis yang paling sering melakukan mutasi karena memiliki peran sebagai reseptor yang mudah menempel di host.
Dulunya, virus Corona ini tergolong host-spesific. Artinya, hanya bisa menginfeksi antar binatang atau antar manusia saja. Tetapi dengan adanya proses mutasi, memungkinkan untuk menginfeksi makhluk hidup lain.
Penyebaran Novel Corona Virus
Dari sejumlah pemberitaan yang beredar, penyebaran 2019-nCoV atau Covid-19, diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas sejumlah masyarakat dalam mengkonsumsi satwa liar seperti tikus, kelelawar, curut, karnivora, dan primata.
Berbeda dengan virus Corona yang beredar sebelumnya, dimana SARS-Cov berasal dari kelelawar, sementara MERS-Cov ditularkan melalui unta. Sejauh ini, diperoleh kesimpulan apabila Covid-19, mengalami mutasi pada kelelawar, lalu berlanjut ke ular, dan berakhir masuk ke manusia. Karena itu masyarakat diminta untuk menghindari konsumsi satwa liar.
Gejala Terpapar Covid-19
Menurut WHO, ada 3 gejala umum Covid-19 yaitu, demam, kelelahan(sesak nafas), dan batuk kering.
Pada virus Corona, demam bisa sekitar 38°C atau lebih.
Sekitar 1 dari 6 orang yang terjangkit Covid-19 akan sakit parah dan mengalami kesulitan bernafas. Merasa kelelahan hingga sesak napas adalah gejala Covid-19 yang harus diwaspadai.
Batuk adalah refleks alami untuk membersihkan tenggorokan. Batuk kering yang terus- menerus dan tidak segera membaik bisa menjadi gejala virus Corona.
Pada sejumlah kasus, pasien bisa mengalami gejala seperti sakit dan nyeri, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, diare, mual dan muntah.
Cara Mencegah Covid-19
Memang, melindungi diri dari virus Corona itu sangat penting. Namun bila melakukannya dengan cara yang tidak bijak dan panik dan berlebihan, hal ini akan menghambat pencegahannya!
Untuk itu berikut beberapa tips efektif mencegah Covid-19 dengan aman tanpa rasa khawatir berlebihan :
1. Jangan Panik
Tidak ada gunanya bila menghadapi penyebaran Covid-19 dengan rasa panik berlebihan. Rasa panik yang tidak wajar hanya akan membuat kita tidak berpikir rasional dan dapat menurunkan sistem imun.
2. Hati hati saat berada di Keramaian dan Transportasi Publik.
Terkadang keramaian memang sulit dihindari, apalagi bila kita sedang bertugas di sebuah acara atau naik transportasi umum. Pakailah masker untuk proteksi lebih. Ketika habis bersentuhan, bersalaman, atau memegang benda yang umum dipegang banyak orang, segeralah mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer.
3. Pakai Masker
Tanamkan kesadaran diri untuk mengenakan masker bila sedang sakit agar orang lain tidak dirugikan. Namun, boleh saja kalau ingin pakai masker sebagai proteksi lebih, khususnya ditempat ramai. Tapi ingat, penggunaannya, harus bijak. Kalau masker sudah basah, cepatlah diganti. Buangnya juga tidak boleh sembarangan, disarankan buang di tempat sampah terpisah.
4. Bawa Hand Sanitizer
Ada dua cara membersihkan tangan, yaitu dengan air mengalir dan sabun serta pakai hand sanitizer. Bila tidak ada air dan sabun, membawa hand sanitizer adalah solusi yang tepat. Beberapa orang berpendapat bahwa hand sanitizer tidak terlalu efektif untuk mencegah Covid-19 karena jenis pembersih ini hanya ampuh untuk membasmi bakteri, bukan virus. Nyatanya, hand sanitizer tetap efektif, kok! " Pilihlah jenis yang terpercaya dengan kadar alkohol di atas 60%.
5. Vaksin Flu Shot Tidak Diperlukan
Perlu diluruskan, menerima vaksin flu bukan ditujukkan untuk mencegah atau mengatasi virus Corona. Biasanya flu shot diutamakan untuk orang usia tua dengan resiko tinggi atau mengidap penyakit tertentu, seperti penyakit jantung koroner atau penyakit paru obstruktif kronis. Boleh saja menerima vaksin flu, namun bukan berarti kita akan terbebas 100% dari flu. Umumnya, hal ini untuk pencegahan agar tidak terkena flu berat, bukan virus Corona.
6. Utamakan Makanan Bergizi dibanding Suplemen
Bukannya tidak boleh minum suplemen, namun jangan sampai makanan bernutrisi sempurna dilupakan, ya!
Usahakan untuk melengkapi kebutuhan gizi tubuh harian yang baik dan seimbang, air putih, serta tidak melupakan sayur dan buah buahan segar. Makanan bergizi lengkap sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan vitamin. Namun bila merasa pemenuhan gizi sedang tidak optimal, suplemen vitamin C bisa jadi pilihan.
7. Mengolah Makanan dengan Tepat
8. Jangan Konsumsi Satwa Liar
9. Segeralah ke dokter apabila mengalami gejala seperti sakit tenggorokan, flu, batuk, demam, atau sesak nafas.
10. Mengingatkan mengenai etika batuk
11. Menghindari kontak jarak dekat dekat dengan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut ( ISPA )
12. Menggunakan alat pelindung diri ( APD ) bagi para tenaga medis dan sering mencuci tangan setelah melakukan kontak bersama lingkungan orang sakit
13. Terapkan Pola Istirahat yang Cukup dan Olahraga
Agar kebugaran tubuh tetap terjaga dan tidak mudah sakit, usahakan untuk memiliki pola tidur yang baik. Jangan memaksakan diri bila tubuh sudah lelah, sempatkan untuk beristirahat agar kembali fit.
14. Rutinlah olahraga agar tubuh lebih sehat dan kuat. Kita bisa melakukannya beberapa kali seminggu dengan durasi yang disesuaikan.
Mudah, kan? Jadi, tidak usah panik dalam menghadapi dan mencegah virus Corona. Tetap tenang, serta jaga kebersihan dan kesehatan diri.
Oleh :
Gyandri Muhammad Rizqi 7-6
#staysave
#stayhealth
#semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT...Aamiin
Sumber :
https://m.liputan6.com/amp/4204577/waspadai-gejala-virus-corona-covid-19-dalam-14-hari#aoh=15846887428449&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s
https://manado.tribunnews.com/2020/03/06/sejarah-virus-corona-identifikasi-sejak-1960-jadi-bentuk-mematikan-seperti-sars-mers-dan-covid-19
https://sumeks.co/ini-kiat-hidup-sehat-hadapi-corona/
BLOG GYANDRI MUHAMMAD RIZQI LAINNYA
D- day : the three strong soldier
Pada musim semi 1942 mereka mendatang sebuah bazar yang diadakan oleh Amerika serikat di sana banyak terpasang poster tentang tentara. Mereka melihat banyakteman sebaya mereka memenuhi meja pendaftaran . Mereka pun akhirnya terpilih menjadi resimen terjun payung dan akan mengadakan latihan di ...
Read MoreGYANDRI MUHAMMAD RIZQI 21:45:01 23-03-2020
D- day : The three strong soldier.
Suatu hari di musim panas 1939 di kampung kecil di Georgia hiduplah 3 anak laki-laki yang bernama Anthon, Sam, dan Gordon mereka semua adalah teman yang sangat akrab, mereka semua usianya sama dan selalu bermain bersama di waktu senggang. Diwaktu itu Jerman sedang menyerbu Danzig, Polandia pada tang...
Read MoreGYANDRI MUHAMMAD RIZQI 20:50:10 23-03-2020
Covid-19 "Sejarah, Cara Penyebaran, Gejala dan Cara Pencegahannya"
Assalamualaikum...selamat datang di blog saya...gyandri_mrMenanggapi munculnya virus Corona jenis baru atau yg lebih dikenal dengan Covid-19 yg sedang melanda negara-negara di berbagai benua dan WHO sudah menyatakannya sebagai pandemi...maka mari kita bahas mengenai si Covid-19 ini mulai dari sejara...
Read MoreGYANDRI MUHAMMAD RIZQI 17:14:18 20-03-2020
ARSIP
- November 2021(15)
- Oktober 2021(15)
- November 2020(7)
- Oktober 2020(10)
- September 2020(9)
- Agustus 2020(3)
- Juli 2020(1)
- Juni 2020(2)
- Mei 2020(4)
- April 2020(12)
- Maret 2020(83)
- April 2017(1)
- Januari 2017(1)
- Oktober 2016(1)
- Desember 2015(5)
- November 2015(1)
- Oktober 2015(1)
- September 2015(2)
- Agustus 2015(1)
- Juli 2015(1)
- Mei 2015(1)
- April 2015(1)
- Maret 2015(1)
- Desember 2014(2)
- November 2014(1)
- Oktober 2014(11)
- September 2014(6)
- Agustus 2014(1)
- Juni 2014(2)
- April 2014(2)
- Maret 2014(1)
- Desember 2013(1)
- Oktober 2013(3)
- September 2013(1)
- Juni 2013(1)
- Maret 2013(26)
- Februari 2013(38)
- Januari 2013(8)
- Desember 2012(23)
- November 2012(8)
- Juni 2012(29)
- Mei 2012(17)
- April 2012(248)
- Maret 2012(436)
- Februari 2012(215)
- Januari 2012(486)
- Desember 2011(647)
- November 2011(39)
- Oktober 2011(272)
- September 2011(81)
- Agustus 2011(115)
- Juli 2011(153)
PENULIS
- NUR AZIZAH(430)
- SYAFIRA NUR AMALIA HARYADI(386)
- ISMI SAVIERA ALMIRA(223)
- UMAR FAROOQ ZAFRULLAH(130)
- Naufal Rasyid(107)
- RISA ANJANI(106)
- MOHAMAD ZIDNI RIZKY(63)
- NURUL RIZKY FAKHIRA(60)
- Fauzi Firdaus(47)
- ALI SYAUQI(46)
- ELITA AVIANTI DARMA(43)
- FAUZAN AKMAL HARIZ(41)
- NABILA ISNAENI AMALIA(38)
- RADEN LILOTHA ZATTY AQMAR(29)
- ANDHIKA FIRDAUS(28)
- ADAM RAMADHAN(26)
- RINDANG NOOR ALIFA(25)
- HERI SUHARSO(25)
- RUSMIATI(24)
- ANITA PUJI ASTUTI(18)