Blog Siswa

Permainan Veronica : Eps. 6 - 12

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH | 20-12-2011 00:00:00

Permainan Veronica-Eps.6

Dan sangat menganehkan, pasien itu justru lebih tenang dengan sikapnya yang dingin, ia menatap dengan tajam kea rah Victor, dan melenyap begitu saja. Victor jadi heran dan bingung.

Terdengar suara teriakan dari dalam kamar. Ternyata Pak Hanif memarahi Victor atas tindakan anaknya tadi dan ia menghampiri Victor ke kamar praktek.

“Victor! Semakin hari papa lihat kamu semakin melunjak, bukan hanya pada orang tua untuk meminta uang, tapi juga pasien kamu sendiri! Ingat, yang barusan itu adalah pasien pertama kamu, justru kamu harus memberikan pelayanan yang lebih baik.” Kata Pak Hanif.

Victor terdiam dan masuk ke dalam kamarnya. Pak Hanif hanya beristighfar melihat tingkah putranya.

Keesokan harinya, Victor mengulangi hal yang sama pada pasiennya yang kedua. Pasiennya itu berbeda dari pasien yang pertama, ia jauh lebih tua, berambut putih terurai, dan memakai tongkat. Namun sikap dan kondisi fisiknya persis seperti pasien pertama, yaitu pucat dan dingin.

“Dok, kenapa dokter seperti itu pada saya? Ingat dok, orang sombong tak akan sukses. Uhuk…Uhuk…” kata nenek tua itu sambil terbatuk-batuk.

“Ya, karena saya adalah Dr. Victor, yang harus dihormati dan disegani oleh setiap orang. Dan anda, anda tidak ada bedanya dengan pasien pertama saya. Kalau berobat pada saya, harus banyak duit, donk!” demikian Victor memaki wanita tua renta itu.

Dan sikap nenek itu sama juga seperti pasien sebelumnya, ia menatap tajam kearah Victor dengan matanya yang merah dan menghilang begitu saja.

Permainan Veronica-Eps. 7

 

Melihat sikap anaknya tadi, Pak Hanif langsung menghampiri Victor dan memarahinya untuk yang ke dua kali. Bukan hanya itu, tak segan-segan ia mengusir anaknya dari rumah.

“Victor, semakin lama papa tidak tahan atas sikap kamu seperti tadi! Sekarang lebih baik kamu angkat kaki dari rumah ini! Dan papa tidak sudi memiliki dokter yang sombong seperti kamu!” Bentak papanya pada Victor sambil melempar barang-barang Victor keluar. Victor tidak dapat bertindak apa-apa lagi, sepertinya ia sadar atas kelakuannya tadi.

Ketika Victor hendak beranjak, Ibu Mutia mencegahnya. “Victor… Jangan pergi nak… Pa, papa ini apa-apaan, sih! Kasihan anak kita! Sayang, ayo lekas kembali, nak. Jangan pedulikan papamu yang keras itu.” Ujar Ibu Mutia disertai tangisan air mata.

Lalu Ibu Mutia lanjut berbicara,”Pa, apa nggak ada cara lain supaya anak kita lebih baik? Jangan diusir seperti ini!”

Setelah mendengar kata-kata Ibu Mutia tadi, Pak Hanif jadi berfikir kembali. Ia lalu masuk ke dalam kamarnya. Dan sepertinya ia punya cara lain untuk Victor menjadi berubah.

Setelah Pak Hanif diskusi dengan Ibu Mutia, akhirnya Ibu Mutia menyatakan setuju. “Benar, aku setuju, pa. Daripada diusir, mendingan seperti ini.” Ungkap Ibu Mutia.

Tak lama kemudian, Pak Hanif memanggil Victor. Dan ia mengajaknya pergi ke Bandung dengan membawa semua peralatan dan pakaian Victor. Victor tampak bingung, apa yang akan dilakukan papanya. Rupanya inilah rencana Pak Hanif untuk emmbuat Victor menjadi lebih baik lagi.

Permainan Veronica-Eps. 8

Dan akhirnya mereka tiba di sebuah desa di daerah Bandung Selatan. Suasana desa masih sangat terasa. Udaranya begitu sejuk, banyak pepohonan rindang yang dikelilingi hamparan kebun teh bagaikan permadani, serta rumah-rumah gubuk penduduk yang mungil.

“Victor, sebelumnya papa minta maaf. Namun inilah cara satu-satunya supaya kamu bisa berubah. Disinilah kamu akan belajar hidup mandiri, melayani serta mengayomi masyarakat, dan men-survive untuk bertahan hidup, jangan bergantung pada orang lain. Kalau begitu, papa permisi dulu, nak. Wasslamualaikum.”

Setelah berbicara seperti itu, Pak Hanif meninggalkan Victor dan pulang ke Jakarta. Victor tampak sedih dan hamper saja menumpahkan air matanya yang sedari tadi membendung. Namun sepertinya air matanya menguap dan ia melihat sesuatu yang aneh dari pandangannya. Ya, sebuah bangunan tua  zaman Belanda yang megah dan besar berdiri tegak diantara kebun teh menantang zaman.

Victor langsung tersenyum dan membawa semua barang-barangnya menuju ke bangunan tua itu. Dan akhirnya tibalah ia di depan rumah besar yang tua itu dengan disambut dua pilar yang megah seakan berkesan angker  dan juga ia disambut oleh para kelelawar yang bergelantungan di atap seakan mereka siap menerima Victor.

Permainan Veronica-Eps. 9

Tiba-tiba dua orang warga lewat depan rumah itu sambil berkata pada Victor dengan gaya Sundanya yang khas,”Eh, Ujang, ulah kesitu! Disitu teh ada Sundel Bolong! Makanya angker!”

Victor tidak peduli dan menghiraukannya, ia tetap melanjutkan masuk ke rumah besar itu dengan membuka dua pintu yang lebar dan tinggi. Begitu masuk, terdapat banyak barang-barang antik dan mewah, juga ada lilin merah yang menyala di bawah sebuah lukisan seorang gadis yang terpampang jelas di dinding dan bertuliskan “Veronica, 15 Februari 1960”.

Victor agak sedikit kenal dengan wajahnya. “Itu seperti… seperti… pasien pertamaku yang berobat dulu.” Ungkapnya. Namun ia berfikir bahwa mana mungkin gadis itu datang jauh-jauh dari Bandung ke Jakarta, lagipula lukisan sudah lampau sekali.

Victor melanjutkan perjalanannya untuk mencari kamar, dan ia menaiki sebuah tangga dan begitu sampai di lorong atas, ia disambut beberapa pintu kamar dari kamar depan hingga kamar pojok. Namun ada yang aneh, sepertinya ada yang menghipnotis Victor untuk terus berjalan menuju kamar pojok yang paling ujung. Namun suara dering handphone-nya menyadarkannya. Dan ternyata ada sebuah pesan singkat dari Ibunya.

Victor mulai berfikir, untuk apa ia jauh-jauh ke kamar pojok, lebih baik ia ke kamar depan saja, lebih mudah untuk ke bawah.

Ia mulai membereskan ranjang besi yang sudah kusam dan penuh debu itu dengan peralatan sedanya.

Mentari agaknya sudah mulai ditelan bumi. Victor segera menutup jendela dan menyalakan lentera, karena lentera itulah satu-satunya sumber cahaya.

Permainan Veronica – Eps. 10

Victor mulai merenung dan mengungkapkan rasa herannya pada rumah itu, “Heran deh, disini banyak banget barang mewah dan antik, juga gua rasa disini gak ada tanda-tanda kehidupan akan ada pemiliknya. Tapi kenapa ya gak ada satu pun warga yang berani mengambil barang-barang ini?” Setelah itu, Victor mulai membuka buku kedokteran dan mengkaji kembali ilmu-Ilmu yang sudah dipelajari.

Ya, memang Victor aalah orang yang sangat pintar dan cerdas, ia hobi belajar, namun jika ia mendapatkan sebuah keberuntungan, ia lupa pada orang-orang yang telah men-support dirinya, dan ia mudah sombong.

Tiba-tiba angin berhembus dengan kencangnya hingga membuka jendela dan pintu. Dan alangkah kagetnya Victor melihat sekelebat bayangan putih lewat kearah belakang dan terdengar suara tembang sunda dari kamar belakang, tapi ketika bayangan itu lewat, angin berhenti. Victor segera menyusuri sumber suara tembang tersebut. Namun ketika ia hendak ke sana, ia dikagetkan dengan sosok lelaki tua memakai syal membawa senter.

“Sebaiknya urungkan niatmu itu untuk mencari sumber suara tembang.” Ungkap kakek tua itu.

Lalu kakek tua itu menghilang tanpa jejak. Victor tampak kebingungan, namun ia tak mudah takut, ia tetap melanjutkan belajarnya lagi.

Permainan Veronica-Eps. 11

Malam sudah larut, ia mulai melepaskan kacamatanya yang melekat sejak tadi pagi. Baru saja ia meredupkan mata, terdengar suara geraman dari arah belakang. Victor kaget. Dan bukan hanya suara, sekilas ia melihat sosok nenek-nenek yang menyisir di depan cermin. Ketakutannya muncul. Ia mulai menyerah atas segala kejadian aneh yang ia alami di rumah itu.

Ia memutuskan untuk menelepon Ramond, kebetulan sekali Ramond bertugas menjadi dokter di Rumah Sakit di Bandung. “Mond, tolongin gue donk. Tolong cariin gue hotel untuk malam ini aja. Gue nggak kuat di sisni. Serem banget.”

“Emang lu ada di Bandung?” Tanya Ramond.

“Ia, pokoknya ntar aja gue certain. Yang terpenting tolong cari hotel buat gue!” kata Victor dengan gelisah.

“Ya udah, sekarang kita dinner dulu di Café dekat kawasan Setia Budi. Ok?” Akhirnya Ramond mengajak Victor untuk bertemu di sebuah café di kawasan Setiabudi.

Setelah mereka bertemu, mulailah Victor menceritakan kronologi dari awal ia diungsikan oleh papanya, hingga ia tiba di café itu.

“Seharusnya lu nggak boleh begitu sama pasien lu, dan jangan menyusahkan orang tua, Vic.” Ramond menasihatinya. Namun Victor membantah,”Alaah… lu tahu apa sih tentang keluarga gue, hah? Mond, please… cariin gue hotel, ya. Gue udah nggak kuat tinggal di sana. Angker… banget.”

Akhirnya Ramond dan Victor tiba juga di sebuah hotel di Jalan Cipaganti. “Nyland 2? Jadi ini hotelnya?” kata Victor pada Ramond.

“Ya, hotel ini terbilang murah kalau lo mau bayar sendiri.” Kata Ramond dengan nada sedikit kesal.

Permainan Veronica-Eps. 12

“Iya, gue yang bayar, kok. Tenang aja. Tapi tolong temenin gue malam ini, ya.” Victor meminta untuk ia ditemani Ramond malam itu.

Suasana jalan Cipaganti mulai sepi dari keramaian. Lampu-lampu pinggir jalan menyala terang di bawah naungan purnama seakan mengalahkan lampu mobil yang berlalu lalang di Jalan Cipaganti.

Angin berhembus amat kencang hingga membuka jendela kamar Victor dan Ramond. Tampak sesuatu yang merasuki tubuh Victor. Dan ia mulai bergerak di luar kesadarannya. Ternyata ia kesurupan dan dengan sekejap, ia tidak lagi tidur di atas ranjang hangat dan empuk, melainkan ia sudah kembali tidur di ranjang besi tua di rumah besar itu.

 

Bersambung...

Mentari pun sudah bangun dari tidurnya, terdengar suara ayam berkokok bersahutan yang menandakan suasana di desa. Victor mulai bangun dan heran mengapa di kota ada suara ayam berkokok. Ia mengira kalau ia masih di hotel. Akhirnya ia sadar dan ia begitu kaget kalau ia sudah berada di rumah angker itu lagi.

Ia mulai menghubungi Ramond. Tapi sambungannya terputus.

Begitu pun Ramond, ia juga kaget mengapa Victor menghilang, ia berfikir kalau Victor Cuma memanfaatkannya dan meninggalkan begitu saja. Ramond yang tengah emosi mencoba menghubungi Victor.

Namun aneh, Victor malah berkata dengan nada datar seperti ini,”Aku ingin Salma! Aku ingin Salma!” Ramond heran atas perkataan Victor tadi, siapa Salma itu? Fikir Ramond. Ternyata benar, Victor sudah kesurupan yang kedua kalinya.

BLOG UMAR FAROOQ ZAFRULLAH LAINNYA

An Elementary Study of Islam : JIHAD - THE HOLY WAR

JIHAD - THE HOLY WAR A very important question which relates to the propagation of all divine messages. It relates to the instrument of propagation Adherents of almost all religions, as they move away in time from the source, are invariably known to have employed coercion either to keep peopl...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 10-06-2012

Kirana dan Kirani : Eps. 9 - 10

  Kirana dan Kirani Episode 09                 Tentu saja Lisa tidak menyerahkan uangnya, namun Ambara terus memaksa sampai akhirnya penyakit jantungnya kambuh. Kirani segera melarikan neneknya ke rumah sa...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 09-06-2012

Kirana & Kirani : Eps. 5 - 8

Kirana & Kirani Episode 05                 Namun tidak pada kenyataannya, di rumah, Kirani sering disiksa dan dipukuli oleh ibu dan kakak tirinya. Keinginan mereka tak lain untuk memaksa Kirani mengambil kembal...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 09-06-2012

Kirana & Kirani : Eps. 4

Kirana & Kirani (Sebelumnya...)                 “Faris, sekarang kan kita udah jadi orang kaya. Gimana kalau nanti siang kita belanja banyak dan kita beli mobil untuk kamu bekerja di kantor.” Kata M...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 04-06-2012

Kirana & Kirani : Eps. 3

  Kirana & Kirani Episode 03                 Suasana duka masih menyelimuti hati Kirani yang masih suka bermurung diri di dalam kamar. Hingga saat pernikahan ayahnya, ia masih saja sering mengurungkan ...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 04-06-2012

Kirana & Kirani : Eps. 2

Kirana & Kirani (Sebelumnya...)                 Penyakit jantung Irene kembali kambuh. Ia merasa tak kuasa lagi menahan rasa sakit. “Kirani...! Kirani...! Tolong mama, nak! Mama nggak kuat!” Irene m...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 04-06-2012

Kirana & Kirani : Eps. 1

Kirana & Kirani Episode 01                 Penyakit jantung Irene kembali kambuh. Ia merasa tak kuasa lagi menahan rasa sakit. “Kirani...! Kirani...! Tolong mama, nak! Mama nggak kuat!” Irene memang...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 04-06-2012

[Bukan] Kuntilanak

[Bukan] Kuntilanak “Cerita ini hanya fiktif belaka. Mohon maaf apabila ada kesamaan nama/tempa, karena ini hanya bersifat kebetulan belaka. Tidak ada maksud untuk menyinggung, ambil cerita yang positif, jangan ambil cerita yang negatif. Terima Kasih.”     &n...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 03-06-2012

Misteri Cermin Hitam : Episode 3

Misteri Cermin Hitam Episode 3                 Suatu waktu Citra bersama Sandra ingin mengunjungi teman SMA mereka yang sedang sakit di luar kota, tepatnya di Semarang.        ...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 03-06-2012

Misteri Cermin Hitam : Episode 2

Misteri Cermin Hitam Episode 2                 Keesokan harinya, Riva bergegas menuju sekolah di antar mamanya. “Oma, Riva pamit dulu, ya.!” Riva mencium tangan neneknya. Begitu pun Citra, “Ma, ak...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 03-06-2012

Misteri Cermin Hitam : Episode 1

Misteri Cermin Hitam Episode 1                 Lembayung sutera melukis indahnya warna merah di angkasa, sang mentari mulai mengantuk dan menugaskan rekannya, bulan, untuk menggantikan dirinya di malam hari nanti. ...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 03-06-2012

Seruni

SERUNI                   Tak biasanya bel berdering amat bising. Seluruh warga sekolah menyumbatkan sesuatu ke dalam telinga mereka guna meredam bising dari bel yang korslet sejak 5 menit lamanya.  &n...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 03-06-2012

Obral : Gedung Mikrobiologi

Observasi Astral Gedung Mikrobiologi     Setelah dari penelusuran Makam Belanda, saya berniat untuk mengunjungi Museum Zoologi untuk dijadikan sebagai objek Observasi Astral. Namun, tampaknya sebelum memasuki Museum, ada sebuah bangunan tua nan megah, bekas Gedung M...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 03-06-2012

Obral : Makam Belanda

Observasi Astral Makam Belanda     Kebun Raya Bogor, tak hanya menyimpan beragam jenis tumbuhan serta kesatuan ekosistem hutan yang begitu menarik dan harus dilestarikan saja. Namun siapa bilang Kebun Raya Bogor tak menyimpan dime...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 03-06-2012

Seruni : Eps. 5 dan 6

Seruni Episode 5 Seruni mulai melangkahkan kakinya ke luar sekolah. Namun, Seruni mendengar suara gemuruh-gemuruh kecil yang meraung-raung di telinganya yang menandakan akan hujan. Langsung saja ia memberi peringatan pada anak-anak yang tengah latihan basket di lapangan.   &...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 01-05-2012

Seruni : Eps. 3 dan 4

Seruni Eps. #3 “Seruniiiiii...!!”  ibu Noni berteriak sekali lagi. Seruni tidak mendengar teriakan itu. Ia kaget dengan sikap bu Noni yang menunjukan wajah marahnya pada Seruni. “Seruni, sudah berapa kali ibu bilang, ini waktu belajar, bukan main musik!” m...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 01-05-2012

Seruni : Eps. 1 dan 2

Seruni Episode 1   Tak biasanya bel berdering amat bising. Seluruh warga sekolah menyumbatkan sesuatu ke dalam telinga mereka guna meredam bising dari bel yang korslet sejak 5 menit lamanya.               &...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 01-05-2012

VVT-i

VVT-i     Mesin berteknologi VVT-i (Variable Valve Timing with intelligence) adalah mesin berteknologivariable valve timing yang dikembangkan oleh Toyota. VVT-i menggantikan teknologi VVT Toyota yang sudah mulai diterapkan tahun 1991 di mesin Toyota&...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 26-04-2012

Artist Profile : Citra Prima

Artist Profile : Citra Prima     Sepatu bot menjadi teman setia Citra saat harus menembus ilalang dan rerumputan liar di tempat-tempat yang jarang dijamah manusia. Ia merasa aman bersepatu bot, terutama karena bisa melindungi kakinya dari terjangan kodok yang suka berada di ...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 26-04-2012

Vortex

VORTEX Vortex adalah tahap ketiga pemunculan Jin . Mereka memiliki kekuatan dengan level energy seperti ini dikarenakan kerjasama dengan manusia dalam bentuk sihir . Manusia yang mempelajari ilmu sihir , baik itu teluh , santet , ilmu kutuk , guna-guna , menyilap pandangan mata , susuk , ilmu...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 10-04-2012

Ectoplasma

ECTOPLASMA Ectoplasma adalah tahapan kedua pemunculan Jin . Kekuatan mereka sudah cukup untuk memadatkan dan menyatukan uap air di udara sehingga cukup untuk membuat bayangan asap dan memanjang seperti gambar di atas . Kekuatan mereka berasal dari ketakutan manusia dan dari manusia yang menye...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 10-04-2012

Orbs

ORBS Orbs atau sering disebut sebagai bola energi masih menjadi perdebatan antara para fotografer yang melihatnya sebagai sebuah out of focus partikel di udara misalnya debu atau embun dan fotografer yang melihatnya sebagai bola-bola energi. Istilah orbs itu sendiri baru mulai dikenal sej...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 10-04-2012

Triceratops

Triceratops, sang "wajah bertanduk tiga "   1. Nama dan Arti Triceratops Triceratopssecara harfiah berarti "wajah bertanduk tiga ", berasal dari Yunani”tri” yang berarti "tiga",&n...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 10-04-2012

An Elementary Study of Islam : Hajj

Hajj   The fifth act of Islamic worship is the performing of the Hajj or the pilgrimage to Mecca. A Muslim must perform this pilgrimage at least once in his lifetime if economic and political conditions are favourable. The focal point of this pilgrimage is the Ka'ba, which was re...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 07-04-2012

THE BELIEF IN THE UNITY OF GOD

THE BELIEF IN THE UNITY OF GOD This seems to be a rather simple and elementary concept. It should not be difficult for anybody to understand the oneness of God, and there the matter seems to rest. But in fact there is far more to this than meets the eye. When one examines the concept of Uni...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 04-04-2012

Anak dan Menantu : Eps. 20

  Anak dan Menantu No.20/Eps.#20A.M/IX-9/By:UFZ/13.03.2012 Episode 20               Suara ribut-ribut itu terdengar hingga ke ruang makan dan mengganggu suasana khidmatnya makan malam ibu Nenny sekeluarga. &n...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 13-03-2012

Anak dan Menantu : Eps. 19

Anak dan Menantu No.19/Eps.#19/A.M/IX-9/By:UFZ/13.03.2012 Episode 19               Malam harinya, Martha terpaksa mendatangi rumah Humairah. Bukan maksud apa-apa. Tetapi ia hanya ingin menumpang nonton sinetron di rumah H...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 13-03-2012

Anak dan Menantu : Eps. 18

Anak dan Menantu No.XVII/Eps.#18/A.M/IX-9/By:UFZ/13.03.2012   (Sebelumnya…)             Setibanya di rumah, kedatangan ibu Nenny dan Sania disambut oleh keluarga pak Guntarman.      &nb...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 13-03-2012

Anak dan Menantu : Eps. 14-17

  Anak dan Menantu No.XI/Eps.#14-17/A.M/IX-9/By:UFZ/05.03.2012 Episode 14-15-16-17   “Kamu itu keterlaluan, ya Harlina!” bentak Martha. Tangan Harlina sudah tidak sabar ingin melayang ke wajah Martha, namun Martha cepat mencegahnya. “Dengar,...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 05-03-2012

Anak dan Menantu : Eps. 11-12-13

  Anak dan Menantu No.XI/Eps.#11-13/A.M/IX-9/By:UFZ/05.03.2012 Episode 11-12-13   (Sebelumnya Eps. 10…)                   Hari sudah sore. Para tamu arisan sudah berdatangan ke rumah Humairah. Setelah para...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 05-03-2012

Anak dan Menantu : Eps. 10

Anak dan Menantu No.I/Eps.#10/A.M/IX-9/By:UFZ/24.02.2012   EPISODE 10                 Kemudian Martha menarik tangan Humairah dan membawanya ke belakang rumah. Sepertinya dia ingin memberitahukan infor...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 24-02-2012

Anak dan Menantu : Eps. 7 - 8 - 9

Anak dan Menantu No.I/Eps.#7-9/A.M/IX-9/By:UFZ/24.02.2012   EPISODE 7 `               Sebelum membawa perhiasan-perhiasan itu ke luar, dia bercermin dulu di depan meja rias sambil mencoba-coba memakai perhi...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 24-02-2012

Anak dan Menantu : Eps. 4 - 5 - 6

Anak dan Menantu No.I/Eps.#4-6/A.M/IX-9/By:UFZ/24.02.2012   EPISODE 4                 Kemudian Humairah memberitahukan bahwa keluarga pak Guntarman akan tinggal di rumahnya. Betapa girangnya keluarga p...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 24-02-2012

Anak dan Menantu : Eps. 1 - 2 - 3

Anak dan Menantu No.I/Eps.#1-2-3/A.M/IX-9/By:UFZ/22.02.2012   EPISODE 1                 Hiduplah keluarga msikin pasangan Ibu Hasminah dan Bapak Raden Guntarman. Mereka memiliki 7 orang anak, mereka adal...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 22-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 100

Permainan Veronica Episode 100     “Nenek Salma!” seru Victor. Veronica dan nenek Salma semakin hangat berdekapan. Kedua sahabat itu memang tidak dipisahkan. Mereka memang sahabat sejati. Walau ada dendam, mereka akan tetap bersatu lagi. Namun&hel...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 19-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 91 - 99

Permainan Veronica Episode 91 - 99     “Sania, ngomong-ngomong mama kamu, mana?” Tanya nenek Salma menanyakan Tiara. “Mama masuk ke rumah sakit jiwa, nek. Kasihan mama. Mama begitu berambisi untuk balas dendam sama tante Mutia, namun gagal. Dia sepe...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 19-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 81 - 90

Permainan Veronica Episode 81 - 90       Keesokan harinya, seperti biasa. Moni diperlakukan lebih oleh Karina, pantas sajalah karena dia anaknya. Istirahat tiba, Karina membawa Moni bermain-main di taman. Karina sungguh bahagia atas semua ini. Kemudi...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 19-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 73 - 80

Permainan Veronica Episode 73 - 80     “Karina, kamu tidak apa-apa?” tanya Umi Zaenab. “Nggak apa-apa, Mi.” jawab Karina. Setelah Umi Zaenab membersihkan sisa pendarahan melahirkan  pada Karina dengan air hangat, Karina menanyakan sia...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 19-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 69 - 72

Permainan Veronica Episode 69 - 72     Ketka sedang berhubungan telepon, sambungan telepon antara Karina dan Victor terputus. Sehingga Victor sulit mencari Karina, di rumahnya tidak ada. Ternyata Karina diculik oleh Clarissa. Dan dia dibawa ke suatu tempat yang jauh ...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 12-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 67 dan 68

  Permainan Veronica Episode 67 dan 68   Kemudian Victor berpikir, ia juga pernah bermimpi kalau ia melihat Clarissa menjadi Sundel Bolong. “Karin, semalam aku bermimpi bahwa Clarissa menjadi Sundel Bolong. Apa jangan-jangan sebenarnya Clarissa itu… ah, ...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 12-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 64 - 65 - 66

  Permainan Veronica VOL.I/PV/Eps.64-65-66/16-12-11/257/UFZ/2011-2012 EPISODE 64 - 65 - 66     Victor terbangun dari mimpinya, ia sadar. Keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya. Clarissa, yang sedang tidur di sebelah Victor, terbangun. Victor langsung mem...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 11-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 62 dan 63

  Permainan Veronica VOL.I/PV/Eps.62-63/16-12-11/257/UFZ Episode 62 dan 63     “Sania, apa yang kamu lakukan terhadap Clara?” ujar Tiara. Sania yang  tengah melahun jasad Clara tampak bingung atas penuduhan-penuduhan itu. Ia tidak bisa m...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 11-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 61

Permainan Veronica Episode 61     Akhirnya, pak Hanif mengambil keputusan untuk mencari Clara. Mereka semua pun akhirnya sepakat untuk mencari Clara, termasuk Tiara dan Clarissa. Mereka semua mulai menaiki mobil milik pak Hanif. Mereka terus melaju hingga ke sebuah d...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 11-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 55-60

  Permainan Veronica Episode 55-60   Kemudian mereka berempat berbincang-bincang. Namun di sela-sela perbincangan mereka, Karina mengungkapkan kabar gembiranya karena dia telah mengandung selama satu bulan. “Waduuuh… selamat, ya.” Ucap Victor. ...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 09-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 54

  Permainan Veronica Episode 53   “Vic, kenapa ya semua keluargamu begitu padaku?” Clarissa mengeluh. “Ya… namanya juga orang lah, Ris. Maklum semua orang pasti ada kesalahan masing-masing.” Hibur Victor. Victor bingung ia mau tingg...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 09-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 53

  Permainan Veronica Episode 53   Pernikahan itu sangat mendadak, besok pagi pernikahan itu digelar di rumah nenek Salma. Pada saat yang bersamaan, Clara mengalami pusing dan mual-mual. Entah apa penyakit yang dideritanya. Rasanya Clara tidak ikhlas kalau kakaknya me...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 08-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 52

  Permainan Veronica Episode 52   Tiba-tiba, datanglah dua orang polisi sambil membawa gembok. “Saudari Clara, anda bebas.” Kata polisi. Alangkah bahagianya Clara saat itu. “Bagaimana saya bisa bebas, pak?” “Saudara pelapor telah...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 08-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 51

  Permainan Veronica Episode 51   Pagi sudah datang, mentari menyinarkan bumi. Clara segera beranjak dari tikar yang ia tiduri. Alangkah kagetnya ia melihat tikar sebelah tidak ada Sania. Namun tak lama kemudian, Sania berdiri di depan sel-nya Clara diluar jeruji besi. ...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 08-02-2012

Permainan Veronica : Eps. 50

  Permainan Veronica Episode 50   Di malam hari, Sania ke luar sel untuk buang air kecil ke toilet. Setelah ia keluar dari toilet, ia melihat sosok wanita berbaju putih berdiri di hadapannya. “Sania, ikut saya!” ujar wanita itu sambil menarik lengan Sania...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 08-02-2012

Cleopatra

CLEOPATRA   The identity of Cleopatra's mother is unknown, but she is generally believed to be Cleopatra V Tryphaena of Egypt, the sister or cousin and wife of Ptolemy XII, or possibly another Ptolemaic family member who was the daughter of Ptolemy X and Cleopatra Berenice III Ph...

Read More

UMAR FAROOQ ZAFRULLAH 00:00:00 01-02-2012

  • «
  • 1 (current)
  • 2
  • 3
  • »

ARSIP

  • November 2021(15)
  • Oktober 2021(15)
  • November 2020(7)
  • Oktober 2020(10)
  • September 2020(9)
  • Agustus 2020(3)
  • Juli 2020(1)
  • Juni 2020(2)
  • Mei 2020(4)
  • April 2020(12)
  • Maret 2020(83)
  • April 2017(1)
  • Januari 2017(1)
  • Oktober 2016(1)
  • Desember 2015(5)
  • November 2015(1)
  • Oktober 2015(1)
  • September 2015(2)
  • Agustus 2015(1)
  • Juli 2015(1)
  • Mei 2015(1)
  • April 2015(1)
  • Maret 2015(1)
  • Desember 2014(2)
  • November 2014(1)
  • Oktober 2014(11)
  • September 2014(6)
  • Agustus 2014(1)
  • Juni 2014(2)
  • April 2014(2)
  • Maret 2014(1)
  • Desember 2013(1)
  • Oktober 2013(3)
  • September 2013(1)
  • Juni 2013(1)
  • Maret 2013(26)
  • Februari 2013(38)
  • Januari 2013(8)
  • Desember 2012(23)
  • November 2012(8)
  • Juni 2012(29)
  • Mei 2012(17)
  • April 2012(248)
  • Maret 2012(436)
  • Februari 2012(215)
  • Januari 2012(486)
  • Desember 2011(647)
  • November 2011(39)
  • Oktober 2011(272)
  • September 2011(81)
  • Agustus 2011(115)
  • Juli 2011(153)

PENULIS

  • NUR AZIZAH(430)
  • SYAFIRA NUR AMALIA HARYADI(386)
  • ISMI SAVIERA ALMIRA(223)
  • UMAR FAROOQ ZAFRULLAH(130)
  • Naufal Rasyid(107)
  • RISA ANJANI(106)
  • MOHAMAD ZIDNI RIZKY(63)
  • NURUL RIZKY FAKHIRA(60)
  • Fauzi Firdaus(47)
  • ALI SYAUQI(46)
  • ELITA AVIANTI DARMA(43)
  • FAUZAN AKMAL HARIZ(41)
  • NABILA ISNAENI AMALIA(38)
  • RADEN LILOTHA ZATTY AQMAR(29)
  • ANDHIKA FIRDAUS(28)
  • ADAM RAMADHAN(26)
  • RINDANG NOOR ALIFA(25)
  • HERI SUHARSO(25)
  • RUSMIATI(24)
  • ANITA PUJI ASTUTI(18)

SMP NEGERI 7 BOGOR

SMP NEGERI 7 BOGOR

  • Homepage
  • Informasi Sekolah
  • Profil Sekolah
  • Kegiatan
  • Prestasi Sekolah
  • Sarana Sekolah
  • Sumber Daya Manusia
  • Gerakan Literasi Sekolah

Blog

  • Blog Guru
  • Blog Siswa
  • Blog Ekskul
  • Blog OSIS

Sambutan Kepala Sekolah

Assalamualaikum Wr.WbPuji syukur kehadirat Allah SWT atas karunianya SMP Negeri 7 Bogor dapat menyajikan informasi melalui website sekolah ini.Di era global dan pesatnya teknologi informasi, keberadaa...Read More

© SMP NEGERI 7 BOGOR. All rights reserved.